daerah

Kebakaran RSSA Malang, 45 Pasien Anak Dievakuasi hingga Ruang Perawatan Masih Tercium Asap

Kamis, 10 September 2026 | 17:45 WIB
Kebakaran RSSA Malang membuat 45 pasien anak dievakuasi. Dua ruangan terbakar dan pasien dipindahkan karena ruang perawatan masih berasap. (Instagram/infomalang)

Baca Juga: 48 Jam Belum Padam, Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Sisakan Asap Pekat dan 33 KK Mengungsi

"Alhamdulillah, setelah kami pindahkan ke ruang tersebut dilakukan skrining ulang dan sampai sekarang tidak ada kegawatan pada pasien yang mengkhawatirkan," tandasnya.

Kebakaran RSSA Malang terjadi pada Rabu, 9 September 2026 sore. Berdasarkan laporan yang diterima Mako Damkar, kejadian tersebut tercatat mulai pukul 14.57 WIB.

Petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dengan mengerahkan lima unit armada dan 20 personel. Armada yang digunakan terdiri dari empat unit water supply dan satu unit rescue kajama.

Ketika petugas tiba, api telah menyebar di sejumlah titik. Kondisi plafon ruangan juga sudah terbakar hingga roboh.

Baca Juga: Kebakaran Masuk Jalur Pendakian, TWA Kawah Ijen Ditutup Total, Pemadaman Masih Berlangsung

Dua Ruangan Terbakar

Informasi internal RSSA menyebut kebakaran RSSA Malang melanda dua ruangan, yakni dapur ruang gizi dan laundry room.

Di area dapur ruang gizi, sejumlah peralatan dapur dan bahan makanan ikut terbakar. Sementara di laundry room terdapat selimut dan seprai yang merupakan material mudah terbakar.

Keberadaan material tersebut membuat api berpotensi lebih cepat menyebar di dalam ruangan.

Api kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam kejadian kebakaran RSSA Malang tersebut, tidak terdapat laporan korban luka maupun korban jiwa.

Baca Juga: Dikritik soal Karhutla, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Terjun ke Lokasi Kebakaran Hutan Hingga Terpeleset

Pendampingan Psikologis untuk Pasien Anak

Penanganan terhadap pasien tidak hanya dilakukan dari sisi medis. RSSA juga menyiapkan pendampingan psikologis, terutama bagi pasien anak yang mengalami langsung situasi darurat akibat kebakaran.

Direktur Utama RSSA Malang, dr Mochamad Bachtiar Budianto, mengatakan proses evakuasi telah mengikuti prosedur yang disiapkan rumah sakit.

Halaman:

Tags

Terkini