daerah

Ciamis Raih Dua Penghargaan ASN Jabar, Kualitas Data dan Arsip Jadi Penentu Tata Kelola Kepegawaian

Kamis, 10 September 2026 | 21:11 WIB
Ciamis meraih dua penghargaan ASN Jabar untuk kualitas data dan arsip, memperkuat manajemen talenta serta tata kelola ASN, di Bandung, Rabu, 9 September 2026. (Dok. Diskominfo Ciamis)

 

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Penguatan sistem kepegawaian menjadi salah satu bagian penting dalam membangun pemerintahan yang bekerja berbasis data dan kinerja. Pemerintah Kabupaten Ciamis mencatat capaian tersebut melalui dua penghargaan yang diterima dalam Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula Rama Shinta Kantor Regional III BKN Bandung, Rabu, 9 September 2026, itu mengusung tema "SINERGI untuk NEGERI: ASN Bergerak, Manajemen Talenta Menguat, Asta Cita Berdampak".

Dalam agenda tersebut, Ciamis mendapatkan Peringkat Terbaik III Capaian Indeks Kualitas Data Instansi di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Ciamis Buka Jalan Diplomasi Perdamaian Dunia dari Karangkamulyan, Bupati Herdiat Ingin Undang Para Dubes

Penghargaan kedua diraih melalui Peringkat Ke-V Skor Arsip ASN se-Provinsi Jawa Barat di lingkungan Kantor Regional III BKN Bandung.

Dua capaian itu memperlihatkan perhatian terhadap kualitas pengelolaan data dan dokumen kepegawaian. Bagi Ciamis, pengelolaan ASN tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga bagaimana data dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Kualitas data menjadi salah satu unsur yang mendukung pengelolaan ASN secara lebih terukur. Data yang akurat diperlukan untuk membaca kebutuhan aparatur, menyusun kebijakan kepegawaian, sekaligus mendukung manajemen talenta.

Sekda Jabar Herman Suryatman menghadiri Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Tahun 2026 di Bandung, Rabu, 9 September 2026. (Dok. BKN Jabar)

Pada sisi lain, capaian arsip ASN menunjukkan adanya upaya membangun administrasi yang tertata dan terdokumentasi. Sistem tersebut menjadi bagian dari tata kelola ASN yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penguatan manajemen talenta juga menjadi perhatian dalam forum kepegawaian tersebut. Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan, aparatur harus memiliki kompetensi dan kinerja yang mampu menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Salah satu yang paling fundamental, pembangunan agar rakyat sejahtera. ASN harus mengambil peran, tidak lagi orientasi ke administrasi, harus ke eksekusi. Tidak lagi hanya ke proses, harus ke outcome, benefit, impact," ujar Sekda Herman dalam acara Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III Tahun 2026, di Kantor Regional III BKN Kota Bandung, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: Ciamis Terpilih Jadi Lokus PKN Tingkat II Jabar, 60 Peserta Pelajari Tata Kelola Lingkungan di 4 Lokasi

Halaman:

Tags

Terkini