BANJARMASIN, Mediapriangan.com - Kecelakaan KM Virgo di Laut Jawa memasuki tahap pencarian dan pendataan setelah kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut ditemukan dalam kondisi terbalik.
Berdasarkan pembaruan Kementerian Perhubungan pada Senin, 14 September 2026 pukul 10.30 WIB, sebanyak 107 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara itu, 6 orang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan proses pencarian masih berjalan untuk memastikan seluruh pihak yang berada dalam manifes kapal dapat terdata.
"Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia," ungkap Heri.
"Sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung," tambahnya.
Dalam penanganan kecelakaan KM Virgo, Basarnas mendapat dukungan dari sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi. Beberapa armada yang terlibat antara lain KM Hai Da, MT Mauhaw, dan TB TCP.
Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.
Baca Juga: Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Dievakuasi, Pencarian SAR Berlanjut
Dugaan Kemiringan Sebelum Kapal Hilang Kontak
Sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik, KM Virgo dilaporkan menghadapi persoalan ketika melintasi kawasan Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, 13 September 2026.
Heri menjelaskan, kapal tersebut diduga mengalami kemiringan sebelum kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA.
Peristiwa kecelakaan KM Virgo bermula ketika kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin menghadapi kondisi cuaca buruk.
Baca Juga: Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Grand Final SKDG 2026 Jadi Penggerak Budaya dan Ekonomi Peternak