pendidikan

PKKMB UMTAS 2026 di Kota Tasikmalaya Diikuti 1.400 Mahasiswa, Rektor Tekankan Wawasan dan Adaptasi AI

Rabu, 16 September 2026 | 14:51 WIB
Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah (UMTAS) Tahun Akademik 2026/2027 bertempat di Graha UMTAS, Jalan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (16/09/2026). (Dok. AMS)

Baca Juga: Umtas Tasikmalaya Gelar Sidang Senat Terbuka Peringati Milad ke-11 Tahun

Dalam konteks perkembangan teknologi, Neni turut menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Perkembangan AI kata Neni, perlu direspons secara bijak agar dapat menjadi teknologi yang menopang aktivitas manusia.

"AI luar biasa. Tetapi kita harus menjadi motor, mengendalikan dan beradaptasi dengan AI untuk menopang aktivitas," katanya.

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 4 Jabar Dr. Lukman turut memberi motivasi dan arahan pada mahasiswa agar mampu mengubah pola pikir selama menempuh pendidikan tinggi.

Ia menekankan pentingnya membangun pola pikir yang memungkinkan mahasiswa memberikan dampak positif sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Baca Juga: Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Gelar Festival 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Libatkan Ratusan SMP

Pesan serupa disampaikan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMTAS, Prof. Yadi Janwari, M.A. Ia mengingatkan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya memiliki fungsi pendidikan, tetapi juga menjalankan fungsi pengkaderan dan dakwah.

Menurut Yadi, mahasiswa perlu memahami bahwa ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi semestinya tidak berhenti pada pencapaian akademik. Ilmu tersebut harus dapat diimplementasikan untuk memberikan perubahan dan manfaat di tengah masyarakat.

Sementara itu Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, mengajak mahasiswa baru untuk mensyukuri kesempatan memperoleh pendidikan tinggi.

Swali Kota Diky Candra mengingatkan bahwa kesempatan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi merupakan sesuatu yang tidak dimiliki oleh semua orang.

Karena itu, mahasiswa diminta menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

Baca Juga: UPI Tasikmalaya dan Komunitas Ngejah Latih 56 Guru PAUD Manfaatkan Artificial Intelligence untuk Buku Cerita

"Mahasiswa yang mengikuti PKKMB khususnya mahasiswa baru agar selalu sukur nikmat karena tidak semua mendapatkan kesempatan bisa kuliah di perguruan tinggi. Saya pun tidak kuliah hanya lulusan SMA," ujar Diky.

Dicky juga mengajak mahasiswa untuk tidak melupakan akar budaya dan bahasa daerah. Ia menyinggung pentingnya mengenal budaya lokal, termasuk bahasa Sunda, di tengah perkembangan zaman.

Halaman:

Tags

Terkini