Hafid (43), salah seorang peserta program Akademi Kader Masjid PD DMI Kota Tasikmalaya, mengatakan pendidikan pengkaderan di tubuh DMI sangat penting guna memastikan keberlanjutan kepengurusan dan optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat ibadah serta pemberdayaan umat.
"Sebagai organisasi yang memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid, DMI membutuhkan kader-kader yang memiliki kompetensi manajemen kemasjidan yang modern, transparan, dan inklusif," katanya.***