Hafid (43), salah seorang peserta program Akademi Kader Masjid PD DMI Kota Tasikmalaya, mengatakan pendidikan pengkaderan di tubuh DMI sangat penting guna memastikan keberlanjutan kepengurusan dan optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat ibadah serta pemberdayaan umat.
"Sebagai organisasi yang memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid, DMI membutuhkan kader-kader yang memiliki kompetensi manajemen kemasjidan yang modern, transparan, dan inklusif," katanya.***
Artikel Terkait
Tekan Kasus TB dan Gagal Ginjal Usia Muda, Kemenkes Genjot CKG di Kota Tasikmalaya
Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin
HIPMI Kota Tasikmalaya Matangkan MUSCAB VI, RBPL Bentuk SC dan OC untuk Kawal Tahapan Organisasi
32 Paralegal Kota Tasikmalaya Terima Sertifikat, Diky Chandra Dorong Jadi Jembatan Bantuan Hukum
Ari Lasso Siap Hibur Reuni SMAN 5 Kota Tasikmalaya, 12 Lagu Disiapkan untuk Alumni
Dugaan Bullying di SMAN 3 Kota Tasikmalaya, Polisi Dalami Tradisi Senioritas yang Berlangsung Belasan Tahun