Baca Juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabodetabek 11 Oktober 2026, Bogor hingga Depok Masuk Daftar Waspada
Warga Curiga karena Bau Menyengat
Sebelumnya, penemuan jenazah di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, mengundang perhatian warga setelah muncul bau busuk dari sekitar bangunan selama beberapa hari.
Kecurigaan warga kemudian mengarah pada lokasi tersebut hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan dan evakuasi oleh kepolisian.
Saat ditemukan, korban berada di lantai dua bangunan rumah. Jenazah pria itu dilaporkan dalam kondisi terborgol dan terikat pada teralis besi jendela.
Dalam proses evakuasi, petugas Polres Kendal juga menemukan bercak darah di sekitar tubuh korban.
Korban diketahui merupakan warga Kaliwungu dengan inisial DNA. Penemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan kepolisian untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan kematiannya.
Baca Juga: Update Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi, Lebih dari 10 Santriwati Diduga Jadi Korban
Polisi Masih Menyelidiki Kasus Kematian
Berdasarkan informasi dalam laporan awal, penyebab kematian korban diketahui berkaitan dengan pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala.
Meski penyebab kematian telah terungkap, penyelidikan kasus tetap menjadi kewenangan kepolisian untuk mendalami peristiwa tersebut.
Sementara itu, BGN menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan menghadapi musibah tersebut.
“Segenap jajaran Badan Gizi Nasional menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan,” tuturnya.
Penegasan BGN mengenai status bangunan menjadi bagian dari perkembangan informasi kasus mayat terborgol di Kendal, yang sebelumnya ramai dikaitkan dengan SPPG. BGN memastikan lokasi tersebut bukan fasilitas resmi dan tidak pernah digunakan untuk kegiatan dapur MBG.***