BEKASI, Mediapriangan.com - Penyidikan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati di sebuah pondok pesantren di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, terus berkembang.
Setelah menetapkan seorang guru berinisial MHH (28) sebagai tersangka, polisi kini mendalami dugaan keterlibatan tiga orang lain dalam perkara tersebut.
Hingga Sabtu (10/10/2026), penyidik masih menelusuri peran masing-masing pihak untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang dilaporkan. Salah satu orang yang didalami keterlibatannya diketahui merupakan petugas keamanan pesantren.
Baca Juga: Kabut Asap Palembang Makin Parah, ISPU Tembus 1.203, Warga Mengeluh Sulit Bernapas
Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rosdiana Sirait, menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan.
“Kami terus mengembangkan perkara ini untuk memastikan seluruh pihak yang diduga terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum,” ujar Rosdiana, Sabtu (10/10/2026).
Meski demikian, dugaan keterlibatan tiga orang tersebut masih didalami. Polisi belum menyimpulkan peran mereka dalam perkara kekerasan seksual pesantren Bekasi.
Baca Juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026, Tema Pengalaman Hidup Didengar dan Maknanya, Simak Sejarahnya
Lebih dari 10 Orang Diduga Menjadi Korban
Perkara ini terungkap setelah keluarga salah satu korban membuat laporan kepada polisi pada Rabu (7/10/2026).
Berdasarkan informasi awal yang diterima penyidik, dugaan kekerasan seksual tersebut disebut terjadi berulang kali sejak 2023 hingga September 2026.
Polisi telah mengidentifikasi lebih dari 10 orang yang diduga menjadi korban. Jumlah tersebut masih dapat bertambah seiring pemeriksaan saksi dan pengumpulan informasi tambahan.
Dalam perkembangan kasus santriwati Bekasi, MHH ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (9/10/2026), setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Artikel Terkait
Guru Ponpes Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Lebih dari 10 Orang Diduga Jadi Korban
Yancy Kindelan Incar Jejak Gisele Silva di Liga Voli Korea, Dua Bintang Kuba Siap Bersaing sengit
Jadwal Voli Korea KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri Main 14 Oktober, Cek Jam Tayang dan Siaran Langsung
Perkuat Fungsi Masjid, PD DMI Kota Tasikmalaya Gelar Program Akademi Kader Masjid
FOSSMA Tasikmalaya Gelar Musker I, Bidik Persoalan Sosial hingga Masa Depan Kota yang Lebih Maju, Sejahtera dan Religius
PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 UPI Tasikmalaya Pamerkan Karya Internasional, Limbah Disulap Jadi Produk Kreatif