PALANGKARAYA, Mediapriangan.com - Hujan yang mulai turun di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sejak Kamis, 15 Oktober 2026, membawa harapan bagi warga yang beberapa waktu terakhir menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sejumlah warga melaporkan kondisi udara yang mulai membaik setelah hujan mengguyur beberapa wilayah hingga Jumat, 16 Oktober 2026. Meski belum merata dan sebagian hujan berlangsung singkat, perubahan kondisi tersebut disambut dengan rasa syukur.
Unggahan warga di media sosial memperlihatkan hujan yang turun di sekitar permukiman. Mereka berharap hujan kembali datang dengan intensitas lebih tinggi dan durasi lebih panjang agar kabut asap Palangka Raya semakin berkurang.
Salah satu pengguna Threads dengan akun @vir***i membagikan kondisi cuaca di sekitar tempat tinggalnya pada Jumat pagi.
“Palangka Raya, 07.40 WIB, 16 Oktober 2026 Alhamdulillah hujan. Tadi malam sempat hujan walau pun hanya 5 menit dan pagi ini hujan lagi, semoga hujannya makin deras dan lama ya Allah supaya asapnya berkurang,” tulisnya.
Dalam unggahan tersebut, ia juga memperlihatkan hujan yang turun dari teras rumah serta kondisi langit di kawasan tempat tinggalnya.
“Walau pun hari ini warnanya kuning, tapi enggak sepekat kemarin. Alhamdulillah Allah turunkan hujan, semoga hujannya deras dan lama untuk mengurangi asap-asap,” ujarnya dalam video tersebut.
“Bau hujannya itu lho karena asapnya banyak banget,” imbuhnya.
Unggahan serupa dibagikan akun Threads @eon***s. Pengguna tersebut menggambarkan hujan sebagai sesuatu yang sangat dinantikan warga di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.
“Kita kayak orang baru lihat hujan. Ini Palangka Raya, 16 Oktober 2026 pukul 08.58 WIB, hujan yang dirindukan akhirnya datang walau hanya sebentar, tapi cukup mengobati rindu,” tulisnya.
Warga lainnya juga menyampaikan bahwa hujan turun dengan waktu dan intensitas berbeda di sejumlah kawasan. Ada yang mengalaminya pada malam hari, tengah malam, menjelang subuh, hingga pagi hari.