CIAMIS, Mediapriangan.com - Hasil revitalisasi SDN 2 Margaharja, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Jumat, 16 Oktober 2026.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang hadir dalam kegiatan tersebut meminta fasilitas pendidikan yang telah diperbaiki dijaga agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Herdiat. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan hasil pembenahan sarana sekolah sekaligus mendorong pemanfaatan fasilitas secara optimal dalam mendukung aktivitas belajar mengajar.
Baca Juga: Wisuda STIKes Muhammadiyah Ciamis, 235 Lulusan Dikukuhkan dan 81 Ners Diambil Sumpah Profesi
Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap sektor pendidikan melalui Program Nasional Revitalisasi Sekolah.
Menurutnya, bantuan pemerintah pusat sangat berarti bagi daerah yang masih menghadapi keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur pendidikan.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Presiden yang telah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat, termasuk bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.
Ia menilai program revitalisasi sekolah membantu pemerintah daerah meningkatkan kelayakan fasilitas pendidikan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Bagi Herdiat, pembangunan sarana pendidikan tidak cukup berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik. Fasilitas yang sudah diperbaiki perlu dirawat oleh seluruh warga sekolah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Herdiat menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Karena itu, perbaikan sarana sekolah perlu diiringi peningkatan kualitas pembelajaran sejak jenjang pendidikan dasar.
Ia menilai lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman menjadi salah satu faktor pendukung tumbuh kembang siswa. Persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2045, menurutnya, harus dimulai sejak anak-anak memperoleh pendidikan dasar.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Garap 39 Rumah Warga di Ciamis, Program Poe Ibu Mulai Renovasi 11 Rumah Tahap Pertama