daerah

OHAN Hafidz Angkatan Kedua Kota Tasikmalaya Diluncurkan, 46 Santri Disiapkan Jadi Penghafal Al Quran dan Santri Preneur

Jumat, 23 Oktober 2026 | 12:54 WIB
Viman Alfarizi Ramadhan meluncurkan OHAN Hafidz Angkatan Kedua di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, dengan 46 santri peserta tahun ajaran 2026-2027, Kamis malam, 22 Oktober 2026. (Dok. Hendra Tasik TV)

Viman menyebut sejumlah pondok pesantren di Kota Tasikmalaya telah menerapkan praktik kemandirian ekonomi. Pengalaman tersebut ingin diperluas agar dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lain.

"Mari kita dorong untuk ditularkan ke pesantren lainnya dan dalam program OHAN Hafidz ini kita masukkan juga polanya. Saya berharap nanti para santri preneur ini menjadi pengusaha yang jujur karena bekal imannya kuat, sehingga bisa memberikan dampak kemajuan untuk Kota Tasikmalaya dan kota santri yang kita cintai ini dan mewujudkan Tasik Religius," ujarnya.

Pengembangan santri preneur menjadi salah satu arah pemberdayaan yang ingin diintegrasikan dengan program hafiz. Dengan demikian, pembinaan santri tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya pelaku usaha yang mandiri.

Baca Juga: HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Pekan Ekonomi Kreatif dan Cek Kesehatan Gratis Dukung Program Tasik GEMAS

Pada peringatan usia ke-25 Kota Tasikmalaya, pemerintah daerah mengangkat tema "Langkah Santun, Jiwa yang Tangguh".

Tema tersebut dimaknai sebagai dorongan agar pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang baik sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan.

"Santun yang berarti pemerintah harus bisa berada di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik. Mereka harus diberi keyakinan bahwa di setiap persoalan yang ada, pemerintah siap hadir untuk menjadi solusi. Dan jiwa yang tangguh adalah ketangguhan dalam menghadapi ketidakpastian global dan tangguh untuk membangun Kota Tasikmalaya menjadi lebih maju dan sejahtera," jelasnya.

Baca Juga: Jumat Bersih Sasar Dadaha hingga Pasar Cikurubuk, Pemkot Perkuat Tasik Nyaman pada HUT ke-25 Kota Tasikmalaya

Viman juga mengaitkan pengembangan OHAN Hafidz dengan cita-cita menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai Mutiara Priangan Timur. Ia mengajak berbagai elemen masyarakat memperkuat hubungan antara ulama dan umaro, serta membangun sinergi antara pesantren dan pemerintah.

"Berawal dari OHAN Hafidz dan kita raih semua cita-cita. Kita punya mimpi untuk menjadikan Kota Tasikmalaya ini sebagai Mutiara Priangan Timur. Maka kami mengajak semua untuk bersama-sama membangun harmonisasi ulama dan umaro, pesantren dan pemerintah bisa maju bersama. Itulah mimpi kita semua dan program prioritas kita bisa terwujud ke depan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Viman turut mengajak masyarakat menjaga Kota Tasikmalaya serta mendoakan pemerintah daerah agar mampu menjalankan amanah dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.***

Halaman:

Tags

Terkini