Viman menyebut sejumlah pondok pesantren di Kota Tasikmalaya telah menerapkan praktik kemandirian ekonomi. Pengalaman tersebut ingin diperluas agar dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lain.
"Mari kita dorong untuk ditularkan ke pesantren lainnya dan dalam program OHAN Hafidz ini kita masukkan juga polanya. Saya berharap nanti para santri preneur ini menjadi pengusaha yang jujur karena bekal imannya kuat, sehingga bisa memberikan dampak kemajuan untuk Kota Tasikmalaya dan kota santri yang kita cintai ini dan mewujudkan Tasik Religius," ujarnya.
Pengembangan santri preneur menjadi salah satu arah pemberdayaan yang ingin diintegrasikan dengan program hafiz. Dengan demikian, pembinaan santri tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya pelaku usaha yang mandiri.
Pada peringatan usia ke-25 Kota Tasikmalaya, pemerintah daerah mengangkat tema "Langkah Santun, Jiwa yang Tangguh".
Tema tersebut dimaknai sebagai dorongan agar pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang baik sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan.
"Santun yang berarti pemerintah harus bisa berada di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik. Mereka harus diberi keyakinan bahwa di setiap persoalan yang ada, pemerintah siap hadir untuk menjadi solusi. Dan jiwa yang tangguh adalah ketangguhan dalam menghadapi ketidakpastian global dan tangguh untuk membangun Kota Tasikmalaya menjadi lebih maju dan sejahtera," jelasnya.
Viman juga mengaitkan pengembangan OHAN Hafidz dengan cita-cita menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai Mutiara Priangan Timur. Ia mengajak berbagai elemen masyarakat memperkuat hubungan antara ulama dan umaro, serta membangun sinergi antara pesantren dan pemerintah.
"Berawal dari OHAN Hafidz dan kita raih semua cita-cita. Kita punya mimpi untuk menjadikan Kota Tasikmalaya ini sebagai Mutiara Priangan Timur. Maka kami mengajak semua untuk bersama-sama membangun harmonisasi ulama dan umaro, pesantren dan pemerintah bisa maju bersama. Itulah mimpi kita semua dan program prioritas kita bisa terwujud ke depan," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Viman turut mengajak masyarakat menjaga Kota Tasikmalaya serta mendoakan pemerintah daerah agar mampu menjalankan amanah dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.***
Artikel Terkait
32 Paralegal Kota Tasikmalaya Terima Sertifikat, Diky Chandra Dorong Jadi Jembatan Bantuan Hukum
Kota Tasikmalaya Kembali Jadi Terbaik Jawa-Bali, TPID Award 2026 Pertahankan Prestasi Dua Tahun Beruntun
Tasikmalaya Great Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon 25 Persen Hadir Sambut HUT Kota Tasikmalaya ke-25
Perkuat Fungsi Masjid, PD DMI Kota Tasikmalaya Gelar Program Akademi Kader Masjid
Priangan Bamboo Fest 2026 Jadi Upaya Viman Alfarizi Ramadhan Perkuat Tasik Pelak dan UMKM Kota Tasikmalaya
Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, Kemiskinan Turun Jadi 9,34 Persen dan TPID Award 2026 Kembali Dipertahankan