daerah

Beginilah Kerusakan Akibat Gelombang Pasang Di Pesisir Pantai Selatan Kabupaten Tasikmalaya

Kamis, 1 September 2022 | 23:55 WIB
CEK LOKASI: Kapolres Tasikmalaya, AKBP Suhardi Hery Haryanto meninjau lokasi terdampak gelombang pasang di Dermaga Pamayangsari , Cipatujah. (Humas Polres Tasikmalaya)

 

Mediapriangan.com - Gelombang pasang hingga terjadinya banjir rob pada Selasa, 30 Agustus 2022 lalu, menimbulkan banyak kerusakan cukup serius di berapa obyek daya tarik wisata (ODTW) kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Termasuk, sejumlah katir perahu milik para nelayan yang bersandar di Dermaga Pamayangasari, banyak yang patah, karena berbenturan dengan perahu lainya saat gelombang pasang menghantam.

Gelombang pasang sehingga menimbulkan banjir rob di beberapa lokasi ODTW itu juga, mengakibatkan bentangan kirmir di bibir pantai Pasanggrahan Desa Cipatujah misalnya, rusak serius.

Baca Juga: Mengenal Glamping, Istilah Yang Sedang Tren Di Tahun 2022

Tidak hanya ODTW Pasanggrahan, kerusakan dinding kirmir juga terjadi di sepanjang bibir pantai Taman Lengsar Desa Sidangkerta.

"Kami berharap, pemerintah cepat tanggap, karena hingga kini masyarakat masih khawatir jika terjadi gelombang pasang susulan," kata pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Cipatujah, Ryan Andriana Putra, Kamis, 1 September 2022.

Jika dinding kirmir segera dibangun, terang Ryan, minimal bisa meminimalisasi kerusakan lebih luas di ODTW apabila banjir rob terjadi lagi.

Baca Juga: Mitsubishi Motors Auto Show 2022 Hadirkan New Xpander Cross di 20 Kota Seluruh Indonesia, Cek Mana Saja

"Masyarakat dan pelaku pariwisata disini masih merasakan trauma tsunami tahun 2004 lalu. ODTW Pasanggrahan ini terdampak langsung dan mengalami bukan hanya kerugian materil besar, tetapi juga korban jiwa. Maka pemerintah harus cepat tanggap," ujar Ryan.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga telah meninjau lokasi dimana kerusakan akibat gelombang pasang terjadi.

"Ya Sehari pasca bencana Gelompang pasang/banjir Rob, Disparpora sudah melakukan peninjauan lokasi terdampak. Rencananya akan merehabilitasi dinding kirmir di beberapa ODTW seperti Taman Lengsar untuk sepanjang 221 Meter dan 161 Meter di Pasanggrahan," kata Ryan.

Baca Juga: Perda Desa Wisata Menjadi Jalan Pengembangan Pariwisata Untuk Pembangunan Jawa Barat

Meskipun, ucap Ryan, pemerintah tidak akan sepenuhnya memperbaiki kirmir yang rusak hampir di sepanjang bibir pantai yang berada di ODTW, namun langkah pemerintah patut mendapat apresiasi.

Halaman:

Tags

Terkini