Mediapriangan.com - Dosen Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Program Pengabdian Kepada Masyarakat dosen Unper Tasikmalaya ini, dalam upaya optimalisasi lahan pertanian suboptimal untuk produksi bahan pangan dengan menggunakan model permaculture design.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berlangsung sejak Mei hingga September 2022, beranggotakan Tim Nasrudin (PS Agroteknologi), Firgian Ardigurnita, dan Kusuma Agdhi Rahwana (PS Manajemen).
Baca Juga: Tips Menjaga Kondisi Tubuh Saat Musim Hujan, Agar Tetap Sehat
Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat yang didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Beberapa aktivitas Tim PKM Unper Tasikmalaya ini, antara lain, sosialisasi dan penyuluhan, demo plot penerapan model permaculture design dan akan ditutup dengan farm field day.
Diketahui Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki keanekaragaman sumber daya alam, termasuk potensi pengembangan sektor pertanian.
Baca Juga: PSGC Ciamis vs Depok United Hari Ini, Balad Galuh Ciamis Optimis Pulang Bawa Kemenangan
Potensi pengembangan sektor pertanian tersebut, dengan cara memanfaatkan lahan suboptimal, akibat faktor eksternal seperti banjir rob, angin kencang, serta kadar garam yang tinggi.
Penerapan model permaculture design pada lahan pertanian suboptimal di Pangandaran ini, dengan membagi beberapa kawasan.
Pemetaan kawasan ini dilakukan untuk mengoptimalisasi lahan suboptimal yang memiliki potensi untuk pengembangan pertanian.
Baca Juga: Cegah DBD, Penyakit yang Sering Muncul Saat Musim Hujan
Di antaranya kawasan padi apung, kawasan padi gogo, kawasan hortikultura, kawasan ternak dan pakannya.
Hal tersebut dengan harapan mampu membantu masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.