Ketua Pelaksana Tim PKM Unper, Nasrudin menyampaikan dengan adanya aktivitas di lahan pertanian suboptimal, diharapkan mampu memicu semangat petani Desa Karangjaladri.
"Dengan semangat ini, petani Desa Karangjaladri akan mampu mengoptimalkan lahan yang ada dalam rangka memproduksi beranekaragam pangan," katanya.
Nasrudin melanjutakn, sangat mendukung pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan sekaligus mengimplementasi Sustainable Development Goals (SDGs) di Kabupaten Pangandaran.
Baca Juga: Jawara Singaparna Tumpah Ruah Padati Halaman Polres Tasikmalaya, Ini Alasannya
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, BPP Parigi, dan seluruh mitra petani dalam pelaksanaan kegiatan ini," tambahnya.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan mampu menjadi solusi bagi petani untuk dapat memanfaatkan lahan suboptimal yang selama ini ditinggalkan.
Model permaculture design ini juga menjadi alternatif food estate inovation (FEI) untuk memproduksi berbagai tanaman atau ternak.
Baca Juga: Jelang Tahun Akademik Kedua, Universitas Cipasung Sedot Antusiasme Masyarakat
"Semoga inovasi teknologi yang kami tawarkan dapat diterima oleh masyarakat Desa Karangjaladri,” ucap Nasrudin.***
Artikel Terkait
Jawa Barat Berpotensi Menjadi Produsen Pangan Nasional
Potensi Pertanian Jabar Perlu Dukungan Aspek Mekanisasi Pertanian
DPRD Minta Agar Sektor Pertanian Menjadi Perhatian Besar Pemprov Jabar
Kenaikan Harga Komoditas Pangan Picu Inflasi di Jabar, BI Gelar Pertemuan Rumuskan Strategi
Kendalikan Inflasi Pangan, Bank Indonesia Rekomendasikan Langkah-langkah Untuk Diimplementasikan
Komisi II DPRD Jabar Terima Audiensi Perhiptani, Tuntut Kesejahteraan THL di Sektor Pertanian