Lendra menyebutkan, program Kompor mendapat antusias dari pelaku UMKM. Mereka mengaku sangat membutuhkan bantuan khususnya pelatihan ekspor.
Baca Juga: Manchester City Lanjutkan Tren Kemenangan, Bekuk Southampton Dengan 4 Gol Tanpa Balas
"Beberapa hal yang perlu diperhatikan UMKM untuk mencapai ke level ekspor adalah 1A + 4K, yakni administrasi plus kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan kemasan. Maka kita bantu untuk memenuhi semuanya," ucap Lendra.
Sementara itu Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri pada Kementerian Perdagangan RI, Syailendra mengatakan selain kontinuitas produksi, UMKM juga sangat membutuhkan kepastian pasar.
Menurut dia, ada dua hal yang dilakukan pusat untuk memastikan kepastian pasar produk UMKM secara offline.
Baca Juga: Wagub Uu Ruzhanul Ulum Berharap Besar, Kafilah MTQ Jabar Sabet Juara 1 Nasional
Pertama, Kemendag RI membina dan melatih bersama dengan pasar pelaku ritel. Pasar modern akan menilai produk UMKM dan jika layak maka bisa masuk dijual di toko ritel.
Kedua mencari offtaker. Misalnya bekerja sama dengan jaringan perhotelan internasional.
"Untuk Jabar, saya sudah tandatangan kerja sama dengan jaringan hotel internasional. Misal menyediakan sandal hotel, tea bag, kebutuhan daging ayam, telur, sayuran dan lainnya langsung ke petani atau UMKM," tuturnya.
Kemendag juga membantu untuk membuka pasar online bagi UMKM, dengan cara memberikan pelatihan penjualan secara online dan bekerja sama dengan marketplace toko online.
"Jabar memiliki potensi luar biasa. Kami sedang merencanakan agar bisa menyuplai kebutuhan haji dan umrah, khususnya untuk makanan dan minuman. Itu sekitar Rp26 triliun. Jemaah haji kita yang terbanyak, tapi (untuk) makan dan minum ambil dari Vietnam, baju umrah dan haji dari Tiongkok. Ini potensi besar UMKM bisa masuk ke haji dan umrah," tuturnya.
Dia menekankan agar produk petani atau UMKM memiliki standar yang diinginkan pembeli. Bahkan harus memiliki sertifikat registrasi Good Agricultural Practise (GAP) yang merupakan sertifikasi lahan.
Baca Juga: Tiara Kartika Selain Gemar Berdandan, Ternyata Memiliki Kemampuan Memanggil dan Kerasukan
Lalu sertifikat lain seperti dari kesehatan dan sanitari. Semua itu perlu bantuan dan kolaborasi dari berbagai dinas terkait.***