daerah

Pelabuhan/Dermaga Cimanuk Akan Dibangun Pemprov Jabar, Nelayan: Yang Penting Bukti

Senin, 10 Oktober 2022 | 22:57 WIB
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tasikmalaya, Dedi Mulyadi (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Rencana pembangunan kembali dermaga/pelabuhan Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, menjadi angin segar bagi puluhan nelayan di wilayah tersebut. 

Setidaknya, aktivitas para nelayan setempat akan kembali menggeliat jika pelabuhan Cimanuk benar-benar diperbaiki dan kembali difungsikan.

Bencana gelombang besar yang mengakibatkan banjir rob pada tahun 2016 lalu, pelabuhan atau dermaga Cimanuk ini tidak efektif, akibat mengalami kerusakan berat pada benteng batu yang ikut terbawa arus ombak. 

Baca Juga: CERDAS, Wabup Tasikmalaya Manfaatkan Gubernur Jabar Untuk Desain RSUD Karangnunggal

Sejak saat itu pula, aktivitas pendaratan ikan terhenti. Banyak nelayan yang terpaksa meninggalkan profesinya akibat tidak memiliki tempat melabuhkan perahu serta mendaratkan ikan hasil tangkapan. 

Namun sebagian nelayan lainnya tetap melaut, dengan memilih tempat untuk melabuhkan perahunya di luar wilayah Kabupaten Tasikmalaya, seperti Bojong Salawe, Pananjung, Batu Karas Pangandaran.

"Bagi nelayan yang hanya laut sebagai sumber kehidupannya, selama ini tetap mencari ikan, namun mereka harus berpencar saat melabuhkan perahunya dan mendaratkan ikan hasil tangkapan. Sebagian ikut ke Pamayang Cipatujah yang sudah kelebihan kapasitas," kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tasikmalaya, Dedi Mulyadi, Senin, 10 Oktober 2022. 

Baca Juga: Pada FESyar Nasional 2022, Baznas Kabupaten Tasikmalaya Sabet Penghargaan Champion of The Champion

Menurutnya, meski sudah mengalami perbaikan pada tahun 2021 lalu, berupa pendalaman serta menambah panjang dermaga sekitar 60 meter, namun upaya tersebut tidak maksimal. 

Pasalnya,  jumlah anggaran yang digunakan sangat terbatas. Karena hanya mengandalkan iuran dari para nelayan. 

"Saya kira, hanya Cimanuk ini satu-satunya pelabuhan yang diperbaiki dengan mengandalkan swadaya. Padahal pelabuhan dan TPI mutlak kewenangan pemerintah provinsi," ujar Dedi.

Baca Juga: 89 Persen Luas Wilayah Perkebunan Milik Rakyat Jabar, Produksinya Masih Perlu Binaan

Dia berharap, rencana Pemerintah Provinsi Jabar memperbaiki pelabuhan yang katanya dimulai pada perubahan anggaran tahun 2022 ini, betul-betul terwujud. 

"Kami berharap banyak kepada pimpinan Jabar saat ini yang salah satunya warga Tasikmalaya, memperhatikan daerahnya sendiri, tidak sekedar akan dan akan. Termasuk pemerintah setempat sejatinya turut mendorong perbaikan nasib para nelayan di sini," tutur Dedi.

Halaman:

Tags

Terkini