“Orang tua murid dan masyarakat mengadakan musyawarah di Kantor Desa, dan alhamdulillah masyarakat mampu membangun tiga ruang kelas sederhana," ujarnya.
Baca Juga: Pelabuhan/Dermaga Cimanuk Akan Dibangun Pemprov Jabar, Nelayan: Yang Penting Bukti
karena ini bukan inisiatif sekolah juga. Tetapi pemerintahan Desa bersama orang tua murid membangun kelas sementara dan baru berdiri 3 kelas,” katanya.
Menurutnya, pihak sekolah sudah mengajukan proposal perbaikan bangunan sekolah melalui Dapodik.
“Mudah-mudahan pengajuan tersebut menjadi prioritas utama. Dan kondisi SDN Sinagar ini menjadi perhatian khusus dinas atau instansi terkait, dengan mengambil kebijkan cepat," ucapnya.
Baca Juga: Mapah Sauyunan, Ribuan Warga Antusias Sambut Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 21 Tahun 2022
Salah seorang wali murid, Wawan mengungkapkan, inisiatif membangun ruang kelas baru berawal dari kekhawatiran para orang tua siswa terhadap kondisi ruang kelas yang selama ini digunakan untuk proses belajar mengajar.
"Pembangunan ruangan kelas sederhana ini merupakan hasil swadaya orang tua murid dan masyarakat. Ini kepedulian kami terhadap para siswa agar belajarnya nyaman," kata Wawan.
Dia yang tinggal di permukiman dekat SDN Sinagar, mengaku sering melihat para siswa yang sedang belajar berhamburan meninggalkan ruang kelas, ketika turun hujan.
Baca Juga: Vivo V25e Dapat Banyak Fitur Unggulan, Teknologi Extended RAM, Kamera 64MP OIS Night, Hanya 3 Jutaan
"Sudah sejak 2018, kondisi bangunan sekolah ini mengkhawatirkan," ujarnya.***