daerah

Diguyur Hujan Deras, Jalan Penghubung Culamega - Tasikmalaya Ambles

Rabu, 26 Oktober 2022 | 20:53 WIB
Jalan Raya Culamega Amblas, petugas gabungan melakukan upaya penanggulangan cepat. Hingga Rabu (26/10 /2022) siang, arus lintas dapat diakses kembali oleh pengguna kendaraan roda dua. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Jalan Raya Culamega tepatnya di Sengsengan Desa Bojongsari Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ambles, Rabu, 26 Oktober 2022.

Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tasikmalaya selatan sejak Selasa (25/10/2022) sore, jalur penghubung Culamega dengan pusat perkotaan Tasikmalaya ini, ambles hingga 1 meter dengan panjang sekitar 25 meter. 

Akibat kejadian tersebut, akses jalan terputus meskipun masih dapat dilalui kendaraan roda dua, itupun dibantu petugas dan warga yang berjaga di lokasi bencana. 

Baca Juga: Dua Rumah Warga Terbawa Longsor, Kegiatan Belajar Siswa SDN Parungponteng Diliburkan

"Kejadiannya diperkirakan pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 setelah wilayah Culamega ini diguyur hujan deras. Kami bersama Muspika dan BPBD serta Dinas Pekerjaan Umum dan relawan bencana, melakukan pengurugan jalan. Alhamdulillah Pada Rabu siang akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua," kata Camat Culamega, Dedi Mulyana. 

Kurang dari tiga pekan sebelumnya, terang dia, tidak jauh dari lokasi tersebut jalan raya vital ini ambles dengan kedalaman kurang dari satu meter. 

"Saat itu juga kami bersama relawan dan warga setempat melakukan penanggulangan secara swadaya, salah satunya menutup retakan yang menganga dengan karung plastik dan batu untuk mencegah air masuk tanah," ujar Dedi Mulyana, di sela-sela peninjauan lokasi kejadian.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sekda Resmikan Masjid Baitul Maghfiroh Purwadadi Kabupaten Ciamis

Dia menambahkan, saat menerima informasi dari warga, bahwa ada jalan ambles, dirinya sempat mengira bencana terjadi di lokasi yang sama. Tetapi ternyata berbeda. 

"Justru yang sempat kami khawatirkan itu ya jalan yang pernah amblas itu. Tetapi ternyata bukan," ucap Dedi Mulyana. 

Sementara itu, Kapolsek Bantarkalong, Iptu Mugiono mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak pemerintah kecamatan, lokasi kejadian merupakan daerah rawan bencana. 

Baca Juga: Pedoman Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2022, Berikut Link Download Pidato Resmi Menpora

"Jalan yang ambles ini berada di atas tanah yang labil serta rawan longsor apabila terkena hujan dengan intensitas tinggi," kata Mugiono. 

Meskipun kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena jauh dari pemukiman warga, namun arus lalu lintas sementara tidak dapat dilalui terutama kendaraan roda empat. 

Halaman:

Tags

Terkini