Mediapriangan.com - Rekrutmen atau seleksi calon anggota Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), oleh Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, telah selesai dilaksanakan.
Berdasarkan rapat pleno Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (25/10/2022), 117 nama ditetapkan sebagai anggota Panwascam terpilih.
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya akan melantik seluruh anggota Panwascam, dengan jumlah tiga orang per kecamatan dari 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (29/10/2022).
Baca Juga: Seleksi Calon Anggota Panwascam, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Gunakan Sistem Gugur
"Seluruh tahapan rekrutmen anggota Panwascam sudah selesai sesuai jadwal, dan proses seleksi dari awal hingga akhir, terlaksana sesuai prosedur dan petunjuk dari Bawaslu RI," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, Kamis, 26 Oktober 2022.
Sebelum seluruh anggota Panwascam terpilih dilantik, terang dia, ada tahapan yang harus dipenuhi masing-masing anggota Panwascam, yaitu tes kerohanian berupa cek kesehatan dan bebas narkoba.
Lebih lanjut Dodi menyebutkan, seluruh anggota Panwascam terpilih merupakan peserta terbaik yang telah memenuhi seleksi administrasi dan lolos pada tes tertulis melalui CAT serta tes wawancara.
Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Rangkul Organisasi Perempuan Pastikan Pemilu 2024 Berintegritas
"Dilihat dari proporsinya, bobot nilai CAT hanya 40 persen. Dan 60 persennya adalah tes wawancara. Pada wawancara itulah kami mengukur abilitas dan kapabilitas seluruh calon anggota Panwascam," tutur Dodi.
"Kemampuan yang kami ukur itu komprehensif yang mencakup berbagai aspek. Artinya tidak sebatas pemahaman terkait pengawasan Pemilu, tetapi juga geografi sosial, geopolitik, kebangsaan dan attitude serta aspek lainnya," sambung Dodi Juanda.
Dia juga tidak memungkiri adanya reaksi beragam dari sebagian masyarakat, menyikapi hasil seleksi anggota Panwascam yang dilakukan Bawaslu.
Baca Juga: Tahun 2022 Angka Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, Polres Tasikmalaya Perkokoh Sinergitas
"Itu hal wajar dalam iklim demokrasi. Tetapi kami tegaskan, seluruh prosedur kami tempuh sesuai aturan untuk menghasilkan insan Panwascam yang terbaik dari yang baik," kata Dodi Juanda.
Yang jelas tambah dia, semua peserta diperlakukan sama, dan tidak ada yang diistimewakan.