Mediapriangan.com - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, menerima Satya Lencana Bakti Desa Pertama, penghargaan dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia.
Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto dinilai sukses melakukan percepatan pembangunan desa hingga membentuk desa-desa mandiri, serta meningkatkan desa tertinggal menjadi desa berkembang dan maju.
Dari jumlah delapan desa tertinggal pada tahun 2021, di tahun 2022, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto berhasil meningkatkan strata desa tersebut menjadi desa berkembang menuju desa maju dan mandiri.
Baca Juga: 4 Ide Usaha yang Tak Kenal Musim, Auto Cuan Mengalir Terus
Alhasil pada tahun 2022, Kabupaten Tasikmalaya dinyatakan bebas desa tertinggal.
Pada tahun yang sama, jumlah desa mandiri di Kabupaten Tasikmalaya bertambah secara signifikan hingga mencapai 35 desa.
"Alhamdulillah sangat bersyukur. Selaku bupati, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, pelaku ekonomi dan pembangunan serta pimpinan ormas, pesantren dan elemen masyarakat lainnya, hingga Kabupaten Tasikmalaya ini menerima anugerah Satya Lencana Bakti Desa Pertama," kata Ade Sugianto, Senin 31 Oktober 2022.
Dia sebut, berkat kerja keras semua pihak, Kabupaten Tasikmalaya menerima penghargaan luar biasa dari Mendes PDTT.
"Jadi ini berkat kerja keras semua pihak, kalau bupati mah sekedar menerima penghargaannya saja," ujar Ada Sugianto.
Dia menjelaskan, selama tahun 2017 sampai 2018, hanya ada satu desa mandiri di Kabupaten Tasikmalaya, yaitu Desa Karangnunggal.
Baca Juga: Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 58 Tahun 2022, Sejarah, Tema dan Logo
Kemudian lanjut dia, tahun 2019, naik 100 persen menjadi dua desa mandiri. Pada tahun 2020 jumlah desa mandiri naik secara signifikan walaupun di tengah pandemi Covid-19, hingga 21 desa.
"Yang membanggakan, tahun 2022 ini menjadi 35 desa mandiri," ucap Ade Sugianto.