daerah

Akibat Gempa Garut, BNPB: 1 Orang Luka Ringan dan 5 Bangunan Rusak

Minggu, 4 Desember 2022 | 00:50 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M. (Foto: Doc. BNPB)

Mediapriangan.com - Gempa bumi dengan magnitudo 6.4 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M 6.1 terjadi di Garut, Jawa Barat, Sabtu (3/12) pukul 16.49 WIB.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M. mengatakan, gempa itu dirasakan cukup kuat selama 4-5 detik di Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung.

Saat kejadian gempa Garut, Suharyanto sedang berada di Posko Darurat Bencana Gempa Cianjur, dia juga turut merasakannya.

Baca Juga: Cetak SDM yang Unggul, Presiden Joko Widodo: Guru Dituntut untuk Meningkatkan Kapasitas

“Dirasakan cukup kuat selama 4-5 detik di Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung,” jelas Suharyanto, pada sabtu(3/12/2022). Dilansir mediapriangan.com dari laman bnpb.go.id.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, ada empat rumah dan satu unit sekolah yang rusak. Ada satu warga Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke Puskesmas terdekat.

“Untuk sementara yang diterima adalah empat unit rumah rusak di Kabupaten Garut, dan 1 unit sekolah, SDN Jatiwanti 1 juga rusak. Ada satu korban jiwa mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke puskesmas setempat,” kata Suharyanto.

Baca Juga: Kunjungan Jessica Stern Soal LGBTQI+ Dibatalkan, Berikut Pernyataan Duta Besar AS untuk Indonesia.

Menyikapi adanya gempa tersebut, Suharyanto akan segera mengirimkan tim BNPB ke Garut untuk membantu pendampingan daerah dan kaji cepat serta kebutuhan lain yang diperlukan. Mengenai perkembangan informasi darurat terkait gempa Garut akan disampaikan secara berkala.

"Tentunya saya dengan seluruh tim dan BPBD ini segera akan mengumpulkan informasi dan dan keterangan lebih lanjut. dan setiap perkembangan informasi yang diperoleh akan diinformasikan kepada masyarakat,”ucap Suharyanto.

Selanjutnya Suharyanto menjelaskan, berdasarkan perkembangan yang dihimpun selang dua jam usai guncangan gempa tersebut, belum ada laporan terkait gempa susulan yang dirasakan dan berdampak signifikan. Akan tetapi, warga diminta agar tetap waspada serta hati-hati dan tenang.***

Tags

Terkini