"Mengkonsumsi tablet tambah darah setiap hari, makan sesuai rekomendasi dan melakukan pemantauan berat badan, melakukan persalinan di Fasyankes," katanya.
Selain itu, juga mendorong peran keluarga, lingkungan kerja dan komunitas dalam pendampingan ibu hamil.
Baca Juga: Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2022: Tema dan Makna Logo
Sementara Camat Bungursari mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mendukung program penurunan angka stunting dan penurunan angka kematian ibu hamil.
"Gerakan Bumil Sehat untuk mendukung program penurunan angka stunting dan penurunan angka kematian ibu hamil," tuturnya.
Di kecamatan Bungursari sendiri, saat ini angka stunting sudah turun di angka 9% setelah sebelumnya berada di angka 12%.
Ia berharap semua pihak mulai dari polsek hingga RW-RT dan Karang Taruna dapat bekerja sama dan berkolaborasi dalam menghadapi masalah stunting di Kota Tasikmalaya.***