Narkotika Merasuk Kehidupan Generasi Bangsa, FKDM Kabupaten Tasikmalaya Menggandeng BNN Dan KPAID

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Minggu, 11 September 2022 | 11:09 WIB
Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), KPAID Kabupaten Tasikmalaya dan BNN Tasikmalaya, foto bersama para peserta sosialisasi bahaya narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) serta upaya pencegahannya, di gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya.  (Dede Farhan Kamil)
Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), KPAID Kabupaten Tasikmalaya dan BNN Tasikmalaya, foto bersama para peserta sosialisasi bahaya narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) serta upaya pencegahannya, di gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Rentetan kasus lahgun (penyalahgunaan) narkotika, telah terungkap aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. 

Dalam beberapa tahun terakhir, penemuan kebun pohon ganja dan bandar narkotika serta gudang penyimpanan barang haram ini di wilayah Tasikmalaya, menjadi kekhawatiran masyarakat banyak. Salah satunya, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Tasikmalaya.

Organisasi mandatori Kemendagri ini, melakukan pencegahan dini dengan menggelar sosialisasi bahaya narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya (napza) di gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, bagi para pelajar SMP/MTs se-Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (10/9/2022). 

Baca Juga: Jusuf Hamka Borong Wuling Air ev 35 Unit Sekaligus, Intip Spesifikasi dan harga Mobil Listrik Ini

Dengan menggandeng BNN Tasikmalaya, KPAID dan Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, FKDM berusaha memotivasi peserta, anak-anak bangsa hari ini terhindar dari praktik lahgun narkotika, sehingga kelak menjadi manusia sukses dan bermartabat di era Indonesia emas pada tahun 2045.

"Hari ini kami mengundang para pelajar perwakilan dari beberapa SMP/MTs di Kabupaten Tasikmalaya. Mereka kami kenalkan dengan bahaya napza agar sejak dini tertanam kewaspadaan," kata Ketua FKDM Kabupaten Tasikmalaya, Deden Nurul Hidayat, di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (10/9/2022).

Dia berharap, melalui sosialisasi tersebut, para pelajar memiliki pemahaman yang paripurna tentang bahaya penyalahgunaan napza, baik bagi diri sendiri, lingkungan maupun masyarakat. 

Baca Juga: Bergerak Menyisir Perdesaan di Ciamis, Kini BIN Jemput Warga Desa Golat Panumbangan

"Mereka juga kami giring menjadi pionir-pionir yang rajin mengkampanyekan bahaya napza serta langkah antisipasi  di lingkungan sekolah masing-masing," ujar Deden.

Menurutnya, pertimbangan dasar memilih pelajar tingkat SMP/MTs, mereka dipandang masih sangat awam tentang napza dan bahaya yang ditimbulkan jika disalahgunakan. 

Para pelajar SMP/MTs di Kabupaten Tasikmalaya peserta sosialisasi bahaya narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) menandatangani deklarasi anti Narkoba.
Para pelajar SMP/MTs di Kabupaten Tasikmalaya peserta sosialisasi bahaya narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) menandatangani deklarasi anti Narkoba. (Dede Farhan Kamil)

"Kami juga menghadirkan seluruh pengurus FKDM, sebagai upaya mematangkan pemahaman dalam rangka melakukan kajian kerawanan, ancaman dan tantangan di masyarakat, berkaitan dengan peredaran napza di wilayah Tasikmalaya. 

Baca Juga: Hacker Bjorka Klaim Telah Bobol Dokumen Rahasia Presiden RI, Ini Daftar yang Bocor

Senada dengannya, Kepala Bidang Pengawasan Nasional (Kabid Wasnas) Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Eko Siswanto meminta para pelajar memahami secara utuh, jenis-jenis  napza serta bahaya fatal yang ditimbulkannya akibat disalahgunakan. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X