Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Rangkul Organisasi Perempuan Pastikan Pemilu 2024 Berintegritas

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Minggu, 18 September 2022 | 05:56 WIB
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya gelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan melibatkan kaum perempuan dari 18 organisasi perempuan di Kabupaten Tasikmalaya.  (Dede Farhan Kamil)
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya gelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan melibatkan kaum perempuan dari 18 organisasi perempuan di Kabupaten Tasikmalaya. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Perkuat peran perempuan dalam pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif

Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang dibuka Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda ini, terlaksana di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya, Sabtu, 17 September 2022.

Dengan menghadirkan dua narasumber dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan dosen Unpad Dr. Diah Fatma Sjoraida, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya mengajak para peserta dari kalangan perempuan ini, berkolaborasi dalam penguatan pengawasan partisipatif pada Pemilu 2024 mendatang.

 Baca Juga: Komisi II DPRD Jabar Terima Audiensi Perhiptani, Tuntut Kesejahteraan THL di Sektor Pertanian

Selain mengupas peraturan dan perundang-undangan tentang pengawasan Pemilu, peserta dari 18 organisasi perempuan di Kabupaten Tasikmalaya ini, berdiskusi terkait potensi kerawanan Pemilu dari sisi penyelenggara dan penyelenggaraan. 

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Provinsi Jabar, Sutarno mengatakan, perempuan bagian yang sangat penting untuk terlibat dalam pengawasan Pemilu. 

"Perempuan menempati posisi sangat strategis untuk terlibat dan berpartisipasi  dalam penyelenggaraan pemilu yang sedang berlangsung tahapannya," kata Sutarno. 

Baca Juga: Polisi Buru Hacker Bjorka, Pantau Layar-layar Program Canggih di Markas Kepolisian. Layaknya di Film-film 

Kaum perempuan ini ujar dia, sangat bisa memberi warna serta memberikan sentuhan, dalam rangka mencegah hal-hal terlarang dalam penyelenggaraan pemilu. 

"Kami memandang, kaum perempuan baik yang tergabung dalam organisasi maupun personal/individi, masing-masing punya kapasitas untuk peduli terhadap perjalanan Pemilu," ujar Sutarno. 

Mereka (kaum perempuan), lanjut dia, bisa mengkoordinir sesama kaumnya dengan sangat mudah, untuk mengawasi Pemilu mulai dari dirinya sendiri atau lingkup paling kecil.

 Baca Juga: Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, DPRD Jabar Evaluasi UPTD PSDKP WS

"Mereka juga bagian dari personal. Harapan kami, para perempuan terlibat dalam pengawasan, dimulai dari diri sendiri seperti tegas menolak politik uang," kata dia. 

Sekembali dari acara ini, sambung Sutarno, para perempuan hebat ini mau berdiskusi, mengobrolkan dengan cara dan versi masing-masing, di warung, di pasar atau di mana saja soal pengawasan Pemilu. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X