Lomba Masak Inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal, Cara PDI Perjuangan Rawat Kuliner Tradisi Leluhur

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 19 September 2022 | 17:13 WIB
Peserta lomba masak inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal tingkat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya  (Dede Farhan Kamil)
Peserta lomba masak inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal tingkat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - 50 perempuan dari berbagai kalangan dan profesi di Kabupaten Tasikmalaya, mengikuti Lomba masak inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal. Minggu, 18 September 2022. 

Lomba masak inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal yang digagas DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini, dilaksanakan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya yang terpusat di GOR Desa Singajaya Kecamatan Cibalong.

Terinspirasi tulisan Bung Karno tentang warisan budaya kuliner nusantara sebagaimana tertuang dalam buku "Mustika Rasa", PDI Perjuangan menerjemahkannya dalam bentuk perlombaan masak inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal. 

Baca Juga: Atalia Praratya Ridwan Kamil Ikuti Gerakan Tari Merak Lengkapi Kesyukuran Warisan Budaya Tak Benda

"Kegiatan seperti ini yang kami nanti-nantikan. Olahan makanan non beras dan tradisional seperti Oyek, sudah terbiasa di masyarakat sejak dari dulu. Melalui lomba ini berharap bisa mengangkat kembali makanan tradisi warisan leluhur ke masyarakat luas minimal di Jawa Barat," kata salah seorang peserta lomba masak, Pipit (42).

Tak hanya oyek, kata dia, kekayaan menu pangan tradisional di Kabupaten Tasikmalaya ini sangat banyak, seperti olahan taleus (talas), daun poloy, gaplek, awug, dan lain sebagainya. 

Sebagian masyarakat di desa-desa, lanjut dia, sudah banyak berinovasi dengan mengkolaborasikan menu tradisional dengan penyajian ala modern. 

Baca Juga: Ini Dia Keunggulan Speaker Terbaru POLYTRON, Bisa Rekaman Hingga Efek Reverb

"Makanan berbasis pangan lokal, tetapi cita rasa dan aroma boleh modern. Saya harap, ini menjadi energi bagi PDI Perjuangan untuk membawa kekayaan kuliner Kabupaten Tasikmalaya terekspose di Nusantara dan menjadi komoditas masyarakat penghasil cuan (uang)," ujarnya. 

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Aef Syaripudin mengatakan, PDI Perjuangan memiliki program untuk menjalankan kebijakan diversifikasi pangan berbasis pangan lokal, guna mengurangi ketergantungan kepada beras dan gandum. 

"Itu kami buktikan dengan gerakan budi daya sagu, jagung, pisang, sorghum, talas, sukun, ketela, ubi jalar dan berbagai ragam pangan yang ada di Jawa Barat," katanya.

Baca Juga: Ini Dia Keunggulan Speaker Terbaru POLYTRON, Bisa Rekaman Hingga Efek Reverb

Menurut Aef, PDI Perjuangan melalui DPD PDI Perjuangan Jabar, telah melakukan Ekspedisi Trisakti untuk menemukan dan mengenali potensi sumber daya alam di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jabar dalam rangka pelestarian dan pengembangan sumber penghidupan manusia secara berkelanjutan.

"Menindaklanjuti hasil-hasil eksplorasi tanaman pangan tersebut, PDI Perjuangan menggelar lomba inovasi menu berbasis pangan lokal," ucapnya. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X