Tradisi Nyuguh, Warisan Budaya yang Menjadi Destinasi Wisata Unggulan di Kabupaten Ciamis

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 24 September 2022 | 06:39 WIB
Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, menyerahkan Sertifikat Warisan Budaya Tak benda Indonesia atas Budaya Nyuguh dan Gondang Buhun dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI kepada Ketua Adat Kampung Kuta, pada Kamis 22 September 2022.  (Foto Prokopim Ciamis)
Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, menyerahkan Sertifikat Warisan Budaya Tak benda Indonesia atas Budaya Nyuguh dan Gondang Buhun dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI kepada Ketua Adat Kampung Kuta, pada Kamis 22 September 2022. (Foto Prokopim Ciamis)

Mediapriangan.com - Nyuguh merupakan salah satu warisan budaya leluhur yang menjadi tradisi Kampung Adat Kuta, dilaksanakan pada tanggal 25 Shafar, setiap setahun sekali.

Sebagai warisan budaya, tujuan Nyuguh sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam setahun ini telah diberikan rezeki yang telah dilimpahkan dari hasil bumi.

Nyuguh yang diawali dengan gelar budaya dan pameran hasil bumi, merupakan warisan budaya Kampung Kuta, Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Tidak Tersentuh Bansos Pemerintah, Baznas Ciamis Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp150 Juta

Dalam tradisi Nyuguh tersebut digelar juga berbagai kesenian tradisional, seperti Gondang Buhun, ronggeng dan kesenian lainnya.

Gelar budaya Nyuguh tersebut laksanakan di area persawahan Kampung Kuta, dibuka oleh Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, pada Kamis 22 September 2022.

Acara dihadiri perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata dan Ekraf, Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Baca Juga: Sah! RUU PDP Menjadi Undang-Undang, Ini Dia Jenis Data Pribadi yang Dilindungi

Juga hadir pada acara tersebut, Kepala Balai Pelestarian Jawa Barat, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Disbudpora Ciamis serta tokoh agama dan masyarakat.

Wakil Bupati Ciamis mengatakan Kabupaten Ciamis sangat kaya warisan budaya leluhur, baik warisan budaya benda maupun warisan budaya tak benda.

"Ciamis kaya dengan warisan budaya, Kadisbudpora sudah melakukan riset dimana sekarang sudah ada 1.000 lebih situs warisan budaya benda maupun tak benda," katanya.

Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Sabtu, 24 September 2022, Untuk Wilayah Tasikmalaya

Wabup menjelaskan bahwa tradisi Nyuguh ini sebagai bentuk rasa syukur warga kampung adat atas hasil panen yang diperoleh dengan diiringi dengan kesenian tradisional setempat.

"Tradisi Nyuguh ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda, maka tugas kita adalah menjaga dan melestarikannya," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X