SMAN 1 Kawali Kabupaten Ciamis, Deklarasikan Sebagai Sekolah Toleransi dan Anti Hoaks

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 10 November 2022 | 22:17 WIB
SMAN 1 Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendeklarasikan diri sebagai sekolah toleransi dan anti hoaks.  (Budi Raspati)
SMAN 1 Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendeklarasikan diri sebagai sekolah toleransi dan anti hoaks. (Budi Raspati)

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII Jabar, Hendra mengatakan, dengan cara deklarasi, para siswa akan mengingat bagaimana menjaga toleransi minimal di sekolah kemudian di masyarakat.

Baca Juga: 25 Link Twibbon untuk Merayakan Hari Ayah Nasional 2022 dan Cara Pakai

“Saya harap toleransi ini bukan hanya diterapkan di sekolah, namun juga di masyarakat. Artinya siswa harus bisa mengajak masyarakat menjaga toleransi,” kata Hendra.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi menyebutkan, deklarasi toleransi adalah salah satu metode pembentukan karakter siswa, agar memiliki jiwa nasionalisme dengan fokusnya adalah menangkal isu intoleransi.

“Usia pelajar ini adalah sangat rentan untuk dimasuki tentang isu intoleransi, maka faham toleransi harus ditanamkan sejak dini,” ucap Dedi.

Baca Juga: Lagu Mengheningkan Cipta Dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan 2022, Ternyata Begini Asal Usulnya

Dia mengemukakan, mengutip ucapan Bung Karno pada 1 Juni 1945, “Kita mendirikan suatu negara, negara kebangsaan Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua”.

Maka setiap orang wajib menghormati warga negara Indonesia, tak pandang agama, etnik, ataupun golongan.

“Prinsip kebinekaan mewajibkan kita untuk menanggalkan kepentingan pribadi/golongan dan memosisikan urusan bangsa sebagai prioritas tertinggi,” ujar Dedi.

Baca Juga: Sejarah Hari Ayah Nasional, yang Diperingati Setiap 12 November

Dia berharap, deklarasi toleransi dan anti hoaks ini, bisa dilakukan di semua sekolah di Jawa Barat. bahkan dari sekolah ini bisa juga diterapkan di masyarakat.

"Siswa ini harus menjadi ujung tombak toleransi untuk mencegah berbagai potensi perpecahan," ucapnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Guru Beban Negara? Begini Kata Pegiat Pendidikan

Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:19 WIB
X