Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII Jabar, Hendra mengatakan, dengan cara deklarasi, para siswa akan mengingat bagaimana menjaga toleransi minimal di sekolah kemudian di masyarakat.
Baca Juga: 25 Link Twibbon untuk Merayakan Hari Ayah Nasional 2022 dan Cara Pakai
“Saya harap toleransi ini bukan hanya diterapkan di sekolah, namun juga di masyarakat. Artinya siswa harus bisa mengajak masyarakat menjaga toleransi,” kata Hendra.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi menyebutkan, deklarasi toleransi adalah salah satu metode pembentukan karakter siswa, agar memiliki jiwa nasionalisme dengan fokusnya adalah menangkal isu intoleransi.
“Usia pelajar ini adalah sangat rentan untuk dimasuki tentang isu intoleransi, maka faham toleransi harus ditanamkan sejak dini,” ucap Dedi.
Dia mengemukakan, mengutip ucapan Bung Karno pada 1 Juni 1945, “Kita mendirikan suatu negara, negara kebangsaan Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua”.
Maka setiap orang wajib menghormati warga negara Indonesia, tak pandang agama, etnik, ataupun golongan.
“Prinsip kebinekaan mewajibkan kita untuk menanggalkan kepentingan pribadi/golongan dan memosisikan urusan bangsa sebagai prioritas tertinggi,” ujar Dedi.
Baca Juga: Sejarah Hari Ayah Nasional, yang Diperingati Setiap 12 November
Dia berharap, deklarasi toleransi dan anti hoaks ini, bisa dilakukan di semua sekolah di Jawa Barat. bahkan dari sekolah ini bisa juga diterapkan di masyarakat.
"Siswa ini harus menjadi ujung tombak toleransi untuk mencegah berbagai potensi perpecahan," ucapnya.***
Artikel Terkait
Sektor Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Vaksin Covid-19
Bukan Ki Hajar Dewantara, Kiprah 5 Tokoh Ini, Pelopor Pendidikan Nasional
Sekap Satpam, Kawanan Pencuri Bobol Isi Brankas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya
Program Pendidikan Jabar Future Leader 2022, Beasiswa D3-S3 Untuk Warga Jabar
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pelaksanaan ANBK 2022 di SMA Negeri 1 Majalengka Berjalan Dengan Baik
Tak Hanya Pintar dan Cerdas, Anak Dituntut Berbudaya Lokal. Ini Cara KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat