Unjuk Rasa Para PKL, Berharap Keindahan Pedestrian Jalan Cihideung Seindah Nasibnya

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Selasa, 22 November 2022 | 08:20 WIB
Sedikitnya 350 eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Cihideung, menggelar aksi unjuk rasa tagih janji pemerintah (Dede Farhan Kamil)
Sedikitnya 350 eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Cihideung, menggelar aksi unjuk rasa tagih janji pemerintah (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Keindahan Pedestrian Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya, Jawa Barat nampak belum seindah nasib para Pedagang Kaki Lima (PKL). 

Meskipun hampir satu bulan sudah pembangunan Pedestrian Jalan Cihideung selesai dilaksanakan, namun para PKL eks Jalan Cihideung belum juga mendapatkan kepastian bagaimana mereka dapat kembali mengais rezeki. 

Program pemerintah merelokasi kembali para PKL eks Jalan Cihideung, hingga saat belum terbukti. Mereka kini menjerit menuntut Pemerintah Kota Tasikmalaya segera memenuhi janji

Baca Juga: Tampil Dominan Sepanjang Laga, Senegal Kalah Di Menit-menit Akhir Melawan Belanda di Grup A Piala Dunia 2022

Ketua PKL Cihideung, Adang Sutiawan mengatakan, sebelumnya Pemkot berjanji jika proyek Pedestrian selesai dikerjakan, akan menata para PKL yang sebelumnya berjualan di kawasan tersebut. 

“Janji pemerintah sesudah Pedestrian Jalan Cihideung beres, PKL bisa berjualan kembali. Bahkan Pak Wali kota juga sempat mengatakan, kita bisa gunakan tenda-tenda,” kata Adang Sutiawan, disela-sela aksi unjuk rasa di Pedestrian Jalan Cihideung, Senin, 21 November 2022.

Terkait masalah tenda sebagaimana dikatakan Wali Kota saat itu, sebut Adang, pihaknya sudah mengusulkan kepada Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Hasil Timnas Inggris vs Iran di Grup B Piala Dunia 2022, Iran Mampu Lesakan Dua Gol Ke Gawang The Three Lions

Menurutnya, para PKL yang berjumlah 350 orang menginginkan tenda dengan ukuran 2x3 meter, untuk digunakan oleh dua pedagang sekaligus. 

“Kita sudah usul kepada pemerintah tenda ukuran 2x3 meter untuk 2 orang pedagang, tetapi hingga kini belum ada tanggapan,” ujar Adang.

Ditambahkan, sebelum pembangunan Pedestrian Jalan Cihideung, para PKL menuruti keinginan Pemkot Tasikmalaya untuk berjualan sementara di jalan Pasar Wetan.

Baca Juga: Kabupaten Cianjur Pasca Diterjang Bencana Gempa Bumi Berkekuatan 5,6 Magnitudo

"Kini setelah Pedestrian selesai dibangun, para PKL ini diabaikan. Jelas mereka alami kerugian besar. Nasib mereka dan keluarga pun terpuruk," ucap dia. 

Adang meyakinkan, para PKL sangat memahami estetika, artinya akan menjaga keindahan dan kebersihan jika mereka difasilitasi kembali berjualan di Jalan Cihideung. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X