Mulai dari proses penjemputan, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi sampai ke tangan konsumen, seluruh rantai pasok dipastikan berjalan dengan aman, higienis, dan sesuai prinsip syariat.
"Dengan diraihnya sertifikasi halal logistik ini, JNE memastikan bahwa seluruh proses operasional, mulai dari penanganan kiriman makanan, pemisahan secara ketat antara produk halal dan non-halal di setiap titik transit, hingga proses pengiriman ke tujuan akhir telah memenuhi standar logistik halal yang ketat," jelasnya.
Feriadi juga menambahkan bahwa kehadiran layanan logistik halal ini memberikan nilai tambah yang signifikan, khususnya bagi para pelaku usaha makanan. Melalui sistem operasional yang terintegrasi, para pelaku usaha, baik produk halal maupun non-halal, dapat merasa jauh lebih aman dan nyaman.
Jaminan penanganan yang tepat, kata dia, memastikan tidak ada risiko kontaminasi silang selama perjalanan paket, sehingga kualitas produk tetap terjaga hingga diterima oleh konsumen.
Hal ini sejalan dengan komitmen jangka panjang perusahaan untuk senantiasa mewujudkan makna “Connecting Happiness”, mengantarkan kebahagiaan kepada setiap pelanggan.
"Pencapaian besar ini menjadi momentum penting JNE untuk terus berinovasi, bergerak progresif, serta memperkuat posisinya sebagai mitra logistik terdepan yang dapat diandalkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia," ujar Feriadi.***
Artikel Terkait
JNE Dorong Mahasiswa UNPAD Berkarya, Eri Palgunadi: Ide Kreatif Harus Punya Cerita Kuat
JNE Serahkan Motor Baru untuk Kurir Korban Begal, Wujud Kepedulian terhadap Pekerja Lapangan
Apresiasi Kesuksesan UKM, JNE Bagikan Mobil Listrik BYD Hingga Logam Mulia Lewat Malam JLC Race Award 2025
Momentum Iduladha, Insan Media di Jawa Barat Dapat Hewan Kurban Gratis dari JNE Lewat Program Kurban Bersama JNE
JNE Raih Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026, Program Pendidikan dan Literasi Jadi Sorotan
JNE Tasikmalaya Hadirkan Promo Diskon 15 Persen COD Ongkir, Berlaku hingga 10 Juni 2026