Mediapriangan.com - Nama Lippo Group identik dengan bisnis besar yang berpengaruh di Indonesia, mencakup sektor properti, perbankan, hingga layanan kesehatan.
Dua perusahaan besarnya, PT Matahari Department Store Tbk dan PT Siloam International Hospitals Tbk, hanyalah bagian kecil dari total 50 anak perusahaan di bawah naungan Lippo Group.
Lebih dari itu, ekspansi bisnis Lippo Group telah merambah kawasan Asia Pasifik, seperti Hong Kong dan Shanghai.
Namun, di balik kesuksesan besar grup ini, ada sosok inspiratif di balik layar, yaitu Mochtar Riady, pendirinya.
Dengan filosofi hidup yang damai dan empati, Riady tak hanya membangun kerajaan bisnis, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi banyak orang.
Mochtar Riady, yang kini berusia 96 tahun, bukanlah lahir dari kemewahan.
Dalam sebuah wawancara bersama Gilbert Lumoindong, Riady mengungkap kisah hidupnya yang penuh liku, dimulai dari kehilangan ibunya saat ia masih berusia sembilan tahun.
"Tiga adik saya juga meninggal dunia hanya dalam waktu dua tahun setelah ibu kami wafat. Itu menjadi masa yang sangat berat bagi saya," tutur Riady.
Ketika Jepang menduduki Indonesia, ayahnya ditangkap karena dituding anti-pendudukan. Ini membuat Riady harus hidup mandiri sejak usia 11 tahun.
"Selama empat tahun, saya harus bertahan sendiri sambil tetap bersekolah. Pengalaman itu menempa saya menjadi seperti sekarang," kenangnya.