Mengenal Mochtar Riady, Pendiri Lippo Group dengan Filosofi Hidup Damai dan Kekayaan Rp33,2 Triliun Versi Forbes 2024

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 29 November 2024 | 19:10 WIB
Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, mengungkap kebanggaannya terhadap didikan sang ayah, simak selengkapnya.   (YouTube.com/@Gilbert Lumoindong)
Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, mengungkap kebanggaannya terhadap didikan sang ayah, simak selengkapnya. (YouTube.com/@Gilbert Lumoindong)

Awal Karier Dengan Berdagang Batik

Setelah kembali ke Indonesia pada 1950, Riady memilih untuk memulai bisnis kecil-kecilan.

Terinspirasi oleh ayahnya yang berdagang batik di Malang, ia memutuskan untuk mengikuti jejak tersebut.

"Dalam sehari, saya harus menjual setidaknya delapan batik untuk memenuhi kebutuhan hidup," ujar Riady.

Baca Juga: Perjalanan Hidup Jensen Huang, Dari Tukang Cuci Piring Hingga CEO NVIDIA dengan Kekayaan Lebih Rp2 Ribu Triliun

Ia bahkan sempat merasa putus asa ketika harus bersaing dengan pedagang lain di kawasan Kayutangan, Malang.

Namun, titik baliknya terjadi ketika ia membaca filosofi Lao Tzu di sebuah koran. Pemikiran tentang hidup yang seimbang dan berempati mengubah cara pandangnya.

"Saya mulai berpikir, daripada mengeluh, lebih baik fokus pada apa yang bisa saya lakukan untuk orang lain," kata Riady.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Melanie Perkins, Membangun Canva, Platform Desain Sederhana yang Memberdayakan Jutaan Pengguna

Bertransformasi Menjadi Bankir

Dari berdagang batik, Riady beralih ke dunia perbankan, karena ia menyadari pentingnya uang dalam kehidupan.

"Uang bukan sekadar materi, tetapi juga mewakili waktu, tenaga, dan pikiran—semua anugerah dari Tuhan," jelasnya.

Sebagai bankir, Riady dikenal piawai
menyelamatkan bank-bank bermasalah, salah satunya Bank Buana pada 1966 yang terancam bangkrut di tengah krisis ekonomi.

Keahliannya inilah yang kemudian menjadi pondasi kesuksesan bisnisnya.

Baca Juga: HIPMI Jaya Selenggarakan Diklatda 2024, Dorong Pengusaha Muda Jakarta Menuju Transformasi Kota Global yang Berkelanjutan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X