Baca Juga: Kalisha Tebar 1.000 Mukena, Jangkau 70 Desa di Kabupaten Tasikmalaya
Berikutnya, Kamala Dress hadir sebagai gaun panjang bersiluet A-line dengan motif wajik tumpal dan titik, aksen kutubaru, serta sulaman bergaya line art.
Rantari Set menggabungkan atasan linen dengan detail opnaisel, rompi tenun tanpa lengan, celana kulot, dan bros berbentuk bunga. Sementara itu, Trivana Set menampilkan atasan asimetris berkerah kutubaru yang dipadukan dengan celana panjang linen berpotongan longgar.
Penggunaan tenun, linen, dan serat bambu menjadi bagian dari pendekatan desain yang mengutamakan busana serbaguna dan berumur panjang. Detail lipit opnaisel mengambil inspirasi dari pola abstrak anyaman, sedangkan palet warnanya didominasi cokelat Navajo, Java, dan putih.
Rancangan tersebut mengacu pada proyeksi tren busana perempuan musim semi dan panas 2027. Koleksinya ditujukan bagi perempuan dewasa berusia 25 hingga 35 tahun di kawasan Asia.
Di balik penampilan di panggung IN2MOTIONFEST 2026, Kalisha Official juga mencatat pertumbuhan bisnis sejak mulai beroperasi pada 2019.
Teti mengungkapkan, pada masa awal usaha, pesanan yang diterima berkisar 10 hingga 20 per hari. Seiring perkembangan bisnis dan meningkatnya kepercayaan pelanggan, jumlah produk yang terjual terus bertambah.
"Kami memulai Kalisha pada 2019 dengan 10 sampai 20 pesanan per hari. Alhamdulillah, pada 2025 penjualan kami sudah lebih dari 7 juta pieces, dan sampai hari ini diperkirakan sudah puluhan juta pieces terjual. Bagi kami, angka itu adalah bentuk kepercayaan pelanggan yang harus kami jaga lewat kualitas," paparnya.
Berdasarkan pembukuan perusahaan, distribusi produk jilbab mencapai sekitar 2,8 juta helai pada 2023. Angka tersebut naik menjadi sekitar 5 juta helai pada 2024, lalu melampaui 7 juta helai pada 2025. Secara kumulatif, penjualan berbagai produk dan aksesori Kalisha Official disebut telah mencapai puluhan juta helai.
Baca Juga: KKI 2026 Jadi Panggung 16 UMKM Binaan BI Tasikmalaya Tembus Pasar Nasional hingga Global
"Pertumbuhan dari sekitar 2,8 juta pieces pada 2023 menjadi sekitar 5 juta pada 2024 membuat kami semakin yakin untuk memperkuat operasional dan terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai yang kami pegang." ujarnya.
Respons penonton terhadap penampilan di Jakarta juga disambut positif oleh pihak perusahaan.
"Alhamdulillah, penampilan hari ini disambut hangat oleh penonton. Setelah tampil di JMFW, kami bersyukur bisa kembali ke panggung IN2MOTIONFEST x JMFW dengan membawa wastra dari tanah kami sendiri."
Teti berharap Kalisha Official dapat berkembang menjadi jenama busana muslim Indonesia yang dikenal di pasar internasional, tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.