Syekh Yusuf Qardawi menjelaskan bahwa satu sha’ dapat digantikan dengan uang yang setara dengan harga makanan pokok.
Mengingat harga makanan pokok dalam setiap daerah berbeda-beda, maka umat muslim
dapat merujuk pada besaran zakat fitrah yang ditetapkan oleh Badan Amil Zakat
Nasional (Baznas) tiap provinsi atau kabupaten.
Baca Juga: Cetak Ratusan Duta Akhlak dan Duta Zakat, Baznas Kabupaten Tasikmalaya Gaet FKA ESQ Jabar
Setiap umat muslim diwajibkan untuk membayar zakat fitrah, dengan tujuan untuk mensucikan diri manusia setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Itulah sekilas pengertian zakat fitrah dan besarannya yang wajib dikeluarkan oleh umat
muslim di bulan Ramadhan.***
Artikel Terkait
Bersama Baznas, Bupati Ciamis Launching Aplikasi Gerakan Ciamis Cinta Zakat
5 Tradisi Unik yang Dilakukan Masyarakat Muslim Indonesia Menjelang Ramadhan
Niat Puasa Ramdhan: Bacaan dan Waktu yang Tepat untuk Membaca Niat Puasa
Asal-usul Ngabuburit, Istilah yang Identik Saat Puasa Ramadhan
Jadwal Buka Puasa di Kota Tasikmalaya, Lengkap Dengan Waktu Imsak Selama Ramadhan 2023