Sinopsis Film Janda, Perjuangan Seorang Wanita Hadapi Stigma Sosial, Tayang Perdana 22 Agustus 2024 di Bioskop Indonesia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:18 WIB
Sinopsis film Janda yang akan tayang perdana di bioskop-bioskop Indonesia pada 22 Agustus 2024.   (Instagram.com/@filmjandaofficial)
Sinopsis film Janda yang akan tayang perdana di bioskop-bioskop Indonesia pada 22 Agustus 2024. (Instagram.com/@filmjandaofficial)

 

Mediapriangan.com - Film drama "Janda" akan segera tayang di bioskop-bioskop seluruh Tanah Air pada 22 Agustus 2024. Sinopsis film ini menyoroti kisah hidup seorang janda yang harus menghadapi berbagai tantangan sosial.

Sinopsis film "Janda" menggambarkan bagaimana pandangan negatif dari masyarakat mempengaruhi kehidupan seorang wanita yang berjuang sendirian setelah kehilangan sosok suami.

Sinopsis film "Janda" juga menampilkan kisah tentang perjuangan wanita tersebut melawan stigma dan prasangka yang ada di sekitarnya. Film ini diharapkan bisa memberikan edukasi bagi penonton.

Baca Juga: Satu Lagi Drama Romantis yang Diangkat dari Novel Populer, Ini Sinopsis dan Pemeran Film Azzamine, Rilis 22 Agustus 2024

Ditulis dan disutradarai oleh Syahrir Arsyad Dini yang biasa disebut Rere Art2tonic. Berikut adalah sinopsis lengkap dari film "Janda" dan deretan nama pemeran yang terlibat, seperti yang dikutip dari berbagai sumber.

Sinopsis Film:

Film ini berfokus pada kehidupan seorang wanita bernama Prapti (Arlita Reggiana) yang harus menjalani hidup tanpa kehadiran suaminya, Agus (Rizal Habsyi), yang bekerja sebagai TKI di Timur Tengah.

Namun, kali ini kepergian Agus berbeda karena ia menghilang tanpa kabar, meninggalkan Prapti dan putrinya, Vina (Amanda Putri), dalam ketidakpastian.

Baca Juga: Kromoleo Akan Tayang Perdana di Bioskop-Indonesia pada 22 Agustus 2024, Ini Sinopsis Film Horor dari Kaki Gunung Merapi!

Seiring berjalannya waktu, masyarakat di sekitar mulai mempersepsikan Prapti sebagai seorang janda, memunculkan berbagai stigma sosial dan tuduhan yang tidak menyenangkan.

Prapti harus berjuang menghadapi desas-desus, pelecehan dari pria-pria di desanya, hingga dikucilkan oleh lingkungannya. Bahkan, tuduhan sebagai "pelakor" semakin memperburuk situasi.

Tidak hanya Prapti yang menjadi korban stigma ini, putrinya, Vina, juga harus merasakan perlakuan yang sama dari masyarakat sekitar.

Namun, meski digempur dengan berbagai tekanan sosial, Prapti tetap yakin bahwa suaminya akan kembali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X