Film Anak Kunti Siap Tayang di 8 Negara, Suguhkan Horor Mencekam dengan Kisah Keluarga yang Penuh Misteri

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 18 Februari 2025 | 12:59 WIB
Film Anak Kunti akan tayang di 8 negara dimulai 20 Februari 2025, film horor garapan sutradara Bambang Drias dengan produser eksekutif Aura Kasih.   (Instagram.com/@anakkunti_film)
Film Anak Kunti akan tayang di 8 negara dimulai 20 Februari 2025, film horor garapan sutradara Bambang Drias dengan produser eksekutif Aura Kasih. (Instagram.com/@anakkunti_film)

 


Mediapriangan.com - Industri film Indonesia menghadirkan perilisan "Anak Kunti", sebuah film yang mengangkat kisah legenda urban kuntilanak dalam balutan cerita emosional dan penuh ketegangan.

Film "Anak Kunti" ini akan tayang serentak di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand pada 20 Februari 2025, sebelum akhirnya rilis di India, Pakistan, dan Bangladesh pada April mendatang.

Digarap sutradara Bambang Drias, film "Anak Kunti" menjanjikan suguhan horor yang intens dan mendalam, didukung oleh produksi yang matang serta penggarapan naskah oleh Baskoro Adi.

Baca Juga: Sinopsis Anak Kunti, Film Horor Teror Kuntilanak dan Misteri Kelahiran di Desa Angker, Tayang 20 Februari 2025!

Plot Penuh Misteri dan Teror dari Desa Wonoenggal

Mengambil latar tahun 1990-an, "Anak Kunti" mengisahkan perjalanan Sarah, seorang santriwati yatim piatu yang kembali ke kampung halaman ibunya di Desa Wonoenggal.

Tujuan Sarah ke Desa Wonoenggal adalah mencari tahu lebih dalam tentang asal-usul keluarganya.

Namun, kedatangannya justru memicu serangkaian kejadian mencekam yang diyakini sebagai ulah kuntilanak, yang tidak lain adalah arwah ibunya sendiri.

Baca Juga: Sinopsis Perayaan Mati Rasa, Film Tentang Kehilangan dan Perjalanan Menemukan Makna Hidup, Rilis 29 Januari 2025

Sang ibu tewas saat melahirkan Sarah di tengah kerusuhan desa, meninggalkan misteri yang hingga kini masih menyelimuti warga sekitar.

Dengan nuansa horor yang kuat, "Anak Kunti" tidak hanya menawarkan pengalaman menegangkan, tetapi juga mengangkat nilai emosional tentang hubungan keluarga, terutama kasih sayang seorang ibu yang terus berlanjut bahkan setelah kematian.

"Film ini tidak hanya menyuguhkan ketegangan, tetapi juga menyimpan pesan yang mendalam tentang cinta seorang ibu. Kami berharap kisah ini bisa menjadi refleksi bagi para penonton," ujar Gito Huang, selaku produser eksekutif.

Baca Juga: Film Pengantin Iblis Segera Rilis, Horor Mistik dengan Sentuhan Budaya Lokal, Simak Sinopsis dan Daftar Pemerannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X