Mediapriangan.com - Setelah sempat viral dengan konten rendang 200 kilogram yang lenyap dalam 15 menit, Willie Salim kini menghadapi respons dari masyarakat Palembang.
Sekelompok warga setempat membentuk panitia khusus dan merencanakan aksi balasan yang lebih besar.
Mereka menargetkan memasak 1.000 kilogram daging untuk diolah menjadi rendang dan dibagikan kepada warga.
Sebelumnya, Willie Salim menjadi sorotan setelah membuat konten yang menampilkan daging rendang yang dijaga polisi.
Awalnya, ia berencana memasak 200 kilogram daging sapi untuk buka bersama warga di sekitar Benteng Kuto Besak (BKB) pada Selasa 18 Maret 2025.
Namun, tanpa diduga, daging tersebut lenyap dalam waktu 15 menit, diambil oleh warga sekitar.
Willie Salim kemudian membagikan kisahnya di media sosial dengan judul "200 Kilo Rendang Lenyap dalam 15 Menit".
Namun, alih-alih mendapatkan simpati, kontennya justru menuai kontroversi.
Banyak warganet menilai bahwa konten tersebut hanya dibuat untuk mencari sensasi agar viral.
Beberapa pihak juga menganggap bahwa Willie Salim secara tidak langsung merendahkan warga Palembang karena menampilkan mereka sebagai orang yang mengambil daging tanpa izin.
Salah satu warga Palembang yang juga seorang konten kreator lokal dan pemerhati wisata, Susan, menyatakan kekecewaannya terhadap aksi Willie Salim.
Artikel Terkait
Jelang Duel Lawan Bahrain di GBK, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert Bakal Siapkan Rotasi Pemain
Didit Prabowo Rayakan Ulang Tahun dengan Kumpulkan Anak-anak Presiden RI 1-8, AHY Ungkap Suasana di Balik Acara
Yakin Mental Bangkit Lawan Bahrain, Rizky Ridho Soroti Peluang Duet dengan Jay Idzes di Lini Pertahanan
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Saat Menjamu Bahrain di GBK, Patrick Kluivert Andalkan Taktik Menyerang
Ariel NOAH Sentil Lembaga Manajemen Kolektif soal Royalti, Laporannya Kurang Detail dan Mekanismenya Masih Primitif!
Ariel NOAH Soroti Soal Kontroversi Royalti, Sebut Pencipta Lagu dan Pengguna Belum Dapat Keadilan yang Seharusnya!
Rizky Ridho Soroti Wasit Jelang Laga Timnas Indonesia vs Bahrain di GBK: Keputusan Tak Bisa Dikontrol, Harap Keadilan