Faizal Hussein Bongkar Cerita Soal Tokoh Walid yang Viral di Serial Film Bidaah, Ngaku Lakukan Adegan Paling Menantang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 11 April 2025 | 21:13 WIB
Serial film Bidaah dari Malaysia yang Viral Sampai Indonesia.  (instagram.com/viumalaysia))
Serial film Bidaah dari Malaysia yang Viral Sampai Indonesia. (instagram.com/viumalaysia))

 

Mediapriangan.com - Aktor senior Malaysia, Faizal Hussein, kembali mencuri perhatian publik lewat perannya yang kontroversial dalam serial religi Bidaah.

Dalam serial produksi Viu yang mulai tayang sejak 6 Maret 2025 itu, Faizal Hussein memerankan sosok Walid Muhammad Mahdi Ilman, pemimpin sekte sesat yang mengaku sebagai Imam Mahdi, juru selamat umat Islam menjelang kiamat.

Karakter yang diperankan Faizal Hussein ini langsung menyulut perbincangan hangat di kalangan penonton Malaysia karena jalan cerita dan adegan-adegan yang dianggap cukup berani.

Baca Juga: Inul Daratista Terenyuh, Kenang Momen Terakhir Bareng Titiek Puspa, Dengar Curhatnya Sebelum Tampil di Atas Panggung

Namun Faizal sendiri mengaku sudah mempersiapkan diri atas segala kontroversi yang mungkin muncul sejak awal.

"Saya tidak pernah merasa tertekan dengan pekerjaan saya. Anak-anak juga tidak tertekan dan mereka tidak peduli. Mereka tampaknya mengerti," ujar Faizal Hussein, seperti dikutip dari Harian Metro pada Jumat, 11 April 2025.

Sebagai aktor kawakan berusia 57 tahun yang telah malang melintang di dunia film dan televisi, Faizal mengaku tak asing lagi dengan peran-peran yang menantang norma.

Baca Juga: Keluarga Titiek Puspa Ikhlas Meski Pilu, Kenang Pesan Terakhir Sang Legenda yang Sering Bilang Aku Siap Dipanggil Tuhan

Justru menurutnya, peran-peran seperti inilah yang memiliki kedalaman pesan.

"Bagi saya, untuk menyadarkan seseorang, kita harus tunjukkan dulu hal-hal yang buruk, baru orang akan sadar dan tidak mengikuti ajaran sesat," tegas Faizal.

Faizal juga mengungkap bahwa naskah serial Bidaah karya Eirma Fatima terinspirasi dari kejadian nyata, sehingga pendekatan akting dan karakterisasi harus dilakukan secara maksimal.

Baca Juga: Pesan Terakhir Titiek Puspa Baru Terungkap Setelah Wafat, Singgung Perjuangan Seniman dan Masa Depan Anak Muda

Termasuk adegan-adegan yang dianggap sensitif seperti adegan sentuhan fisik dan hubungan intim yang disesuaikan agar tetap menghormati hukum syariah di Malaysia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X