Ahli Saraf Ungkap Penurunan Kognitif Gen Z, Pola Belajar Digital Disebut Bikin Tertinggal dari Milenial

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Selasa, 10 Februari 2026 | 17:03 WIB
Perbedaan pola belajar Gen Z dan Milenial disorot ahli saraf, dengan kebiasaan belajar lewat layar dinilai memengaruhi daya kognitif.   (Freepik.com/classmates)
Perbedaan pola belajar Gen Z dan Milenial disorot ahli saraf, dengan kebiasaan belajar lewat layar dinilai memengaruhi daya kognitif. (Freepik.com/classmates)

Dalam penjelasannya, Jared menegaskan bahwa manusia secara biologis lebih optimal belajar melalui interaksi manusia dan eksplorasi mendalam terhadap materi. Hal itu, menurutnya, lebih banyak dijumpai pada Milenial yang terbiasa membaca buku dan belajar dalam durasi panjang.

"Belajar dari layar telah mengubah mereka menjadi pembaca yang hanya membaca sekilas," terang Jared.

"Dan tanpa usaha yang sungguh-sungguh, bahkan pikiran yang cemerlang pun bisa menjadi tumpul," terangnya.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Rekomendasi Lipstik Pink untuk Kulit Sawo Matang Sesuai Undertone agar Makeup Tetap Fresh

Ia menilai, Milenial pada masanya harus berjuang membuka buku pelajaran, mencatat, dan bahkan begadang demi memahami materi. Proses itu membentuk daya tahan kognitif yang kini mulai berkurang pada Gen Z akibat perubahan pola belajar.

"Masa lalu, anak-anak (Milenial) harus membuka buku dan begadang semalaman untuk lulus ujian," tutur Jared.

"Fakta menyedihkan yang harus dihadapi generasi kita adalah ini, anak-anak kita kurang mampu secara kognitif daripada kita pada usia mereka," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X