Dari kedua sumber utama hukum Islam tersebut, jelas bahwa tidak satu bagian pun dari hewan kurban boleh diperjualbelikan, baik berupa daging, kulit, kepala, maupun tulangnya.
Semua bagian itu merupakan amanah untuk dibagikan sebagai bentuk ibadah dan sedekah kepada yang membutuhkan.
Kesimpulannya, menjual daging kurban bertentangan dengan prinsip dasar ibadah kurban dalam Islam.
Entah itu kurban sunnah atau nazar, hewan yang disembelih harus sepenuhnya diperuntukkan bagi orang lain atau dikonsumsi pribadi, bukan untuk kepentingan komersial.
Menjelang Idul Adha 2025 ini, umat Islam diimbau untuk semakin memperkuat niat dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah kurban.***
Artikel Terkait
Harga Kambing Kurban Idul Adha 2025, Mulai Rp2 Juta hingga Rp6 Juta, Cek Perbandingan Antar Wilayah dan Rilis Baznas
5 Tips Pilih Kambing Kurban Sesuai Syariat Jelang Idul Adha 2025, Jangan Abaikan Usia dan Kesehatan Hewan!
Panduan Lengkap Sholat Idul Adha 2025, Dari Bacaan Niat Hingga Sunnah yang Jangan Dilewatkan Setelah Sholat
Sapi Kurban Presiden Prabowo Seharga Rp73 Juta, Remon Si Simental Cross Seberat 900 Kg Siap Disembelih Idul Adha 2025
Bolehkah Daging Kurban Idul Adha Diberikan kepada Non-Muslim? Ini Dalil dan Pendapat Ulama yang Perlu Diketahui
Jelang Idul Adha 2025, 3 Sapi Qurban Diserahkan bank bjb Ciamis ke Bupati Herdiat, Ini Harapan dan Pesan Sosialnya