Tabuik atau Tabot adalah tradisi menyambut Tahun Baru Islam dan Hari Asyura di Bengkulu. Upacara ini telah meluas ke daerah lain seperti Painan, Padang, Pariaman, dan Aceh.
Tabuik melibatkan pembuatan peti atau keranda yang dihiasi bunga dan dekorasi warna-warni, yang melambangkan Buraq (makhluk berkepala manusia dan bersayap).
Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang penting bagi masyarakat setempat.
Perbedaan tanggal peringatan Hari Asyura oleh Pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU) tidak mengurangi semangat dan kekhidmatan perayaan hari besar ini.
Tradisi-tradisi tersebut memperkaya kebudayaan Indonesia dan memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat.***