Perbedaan Tanggal Hari Asyura oleh Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, Simak Tradisi Perayaan 10 Muharram 1446 Hijriah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 16 Juli 2024 | 13:55 WIB
Perbedaan tanggal Hari Asyura oleh Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, serta tradisi perayaan 10 Muharram 1446 Hijriah.   (Freepik/@nuraghies)
Perbedaan tanggal Hari Asyura oleh Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, serta tradisi perayaan 10 Muharram 1446 Hijriah. (Freepik/@nuraghies)

Tabuik atau Tabot adalah tradisi menyambut Tahun Baru Islam dan Hari Asyura di Bengkulu. Upacara ini telah meluas ke daerah lain seperti Painan, Padang, Pariaman, dan Aceh.

Tabuik melibatkan pembuatan peti atau keranda yang dihiasi bunga dan dekorasi warna-warni, yang melambangkan Buraq (makhluk berkepala manusia dan bersayap).

Baca Juga: 30 Link Twibbon Tahun Baru Islam 1446 Hijriah, Desain Tanpa Logo Institusi, Cocok untuk Semua Kalangan, Gratis! 

Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang penting bagi masyarakat setempat.

Perbedaan tanggal peringatan Hari Asyura oleh Pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU) tidak mengurangi semangat dan kekhidmatan perayaan hari besar ini.

Tradisi-tradisi tersebut memperkaya kebudayaan Indonesia dan memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X