khazanah

Memiliki Makna Mendalam, Ini 8 Puisi Terbaik Sapardi Djoko Damono, Penyair yang Menjadi Google Doodle Hari Ini

Senin, 20 Maret 2023 | 08:16 WIB
Google Doodle hari ini, Senin 20 Maret 2023 mengabadikan hari kelahiran Sapardi Djoko Damono, seorang penyair terkemuka sekaligus menginspirasi. (Tangkap layar laman pencarian Google)

Kemudian ia mendirikan Perhimpunan Cendekiawan Sastra Indonesia (PCSI) dengan tujuan untuk mempromosikan bentuk seni di seluruh negeri. Ia menjabat sebagai ketua untuk tiga periode.

Ia juga menerjemahkan karya sastra dari seluruh dunia ke dalam bahasa Indonesia. Salah satu terjemahannya yang paling terkenal adalah "The Old Man and The Sea" karya Ernest Hemingway.

Lalu pada tahun 1994, Sapardi Djoko Damono menerbitkan "Hujan Bulan Juni", kumpulan beberapa puisi yang penuh makna dan menginspirasi.

Baca Juga: Peringati Hari Angklung Sedunia 2022, Google Doodle Tampilkan Angklung 16 November 2022, Simak Sejarahnya

Kemudian Universitas Indonesia memilih Damono sebagai dekan fakultas dan mengadakan resital puisi pada tahun 2010 untuk merayakan karya hidupnya.

Dengan karya-karyanya, ia mendapatkan penghargaan bergengsi, antara lain Penghargaan Achmad Bakrie untuk Sastra pada tahun 2003 dan Penghargaan Akademi Jakarta tahun 2012.

Di masa pensiunnya, dia masih aktif menulis dan mengajar di Program Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta. Hingga meninggal di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, pada 19 Juli 2020.

Baca Juga: Google Rayakan 'Hadiah Berharga', Warisan Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad, yang Tak Pernah Punah

Beberapa karya Sapardi Djoko Damono antara lain:

1. Hujan Bulan Juni (1964)

2. Sementara Kita Saling Berbisik (1966)

3. Kita Saksikan (1967)

4. Duka-Mu Abadi (1969).

5. Akulah Si Telaga (1982)

6. Yang Fana Adalah Waktu (1989)

Halaman:

Tags

Terkini