79 WNI Berhasil Dievakuasi dari Lebanon, Begini Situasi Terkini di Beirut Usai Serangan Udara Israel

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 13 Oktober 2024 | 08:32 WIB
Potret Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi saat menggelar konferensi pers terkait WNI yang dievakuasi dari Lebanon, pada Jumat, 11 Oktober 2024.  (Dokumen HO BPMI Sekretariat Wakil Presiden)
Potret Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi saat menggelar konferensi pers terkait WNI yang dievakuasi dari Lebanon, pada Jumat, 11 Oktober 2024. (Dokumen HO BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

Mediapriangan.com - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengonfirmasi bahwa 79 warga negara Indonesia (WNI) telah berhasil dievakuasi dari Lebanon yang sedang mengalami konflik dengan Israel.

Menurut Menlu Retno, para WNI tersebut dievakuasi dari Lebanon melalui jalur darat dan laut, mengingat situasi udara yang tidak memungkinkan.

Proses evakuasi ini berlangsung sejak 10 hingga 28 Agustus 2024, di mana 25 WNI pertama dievakuasi oleh tim Kemenlu di Lebanon.

Baca Juga: Refleksi dan Peran Vital, Sejarah Peringatan Hari Parlemen Indonesia 16 Oktober sebagai Pilar Penting Demokrasi

Setelah pemimpin Hizbullah, Hasan Nasrallah, terbunuh pada 27 September 2024, 40 WNI tambahan memutuskan untuk dievakuasi.

Namun, evakuasi ini dilakukan sepenuhnya melalui jalur darat karena akses udara semakin terbatas.

“Sebanyak 40 WNI ini dievakuasi melalui darat karena kondisi udara yang semakin tidak stabil, dengan penutupan dan pembukaan jalur udara yang tidak terduga,” jelas Retno dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Gelombang evakuasi terakhir berhasil take off dari Beirut pada 9 Oktober 2024, dengan 14 WNI yang tiba di Indonesia pada 10 Oktober.

Baca Juga: Akibat Kelamaan di Jalan, Kartu E-Toll Kedaluwarsa, Pro-Kontra Kebijakan di Tengah Keluhan Warganet

Hingga saat ini, total WNI yang berhasil dievakuasi berjumlah 79 orang, ditambah satu warga negara asing (WNA) yang merupakan pasangan dari salah satu WNI.

“Kami bersyukur dapat memulangkan 79 WNI, ditambah 1 WNA yang merupakan pasangan dari WNI,” tambahnya.

Namun, masih terdapat 85 WNI yang memilih tetap tinggal di Lebanon, sebagian besar di antaranya merupakan pasangan dari warga negara Lebanon.

Baca Juga: Baparekraf Developer Day 2024 Yogyakarta: Membangun Ekosistem Digital yang Inklusif dan Kompetitif untuk Indonesia

Serangan Udara Israel di Pusat Kota Beirut

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X