Kabinet ‘Gemuk’ Presiden Prabowo, Mirip dengan Kabinet Dwikora Era Soekarno yang Pernah Beranggotakan 132 Orang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 21 Oktober 2024 | 17:12 WIB
Potret para anggota Kabinet Dwikora Era Soekarno (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan).  (Instagram.com/@arsipnasionalri/@prabowo)
Potret para anggota Kabinet Dwikora Era Soekarno (kiri) dan Presiden RI Prabowo Subianto (kanan). (Instagram.com/@arsipnasionalri/@prabowo)

Kabinet ini berakhir pada 28 Maret 1966, tak lama sebelum Soekarno digantikan oleh Presiden Soeharto.

Sebelum Kabinet Dwikora II, Soekarno juga membentuk beberapa kabinet lainnya yang memiliki anggota di atas 50 orang.

Contohnya, Kabinet Kerja III yang dibentuk pada 6 Maret 1962, memiliki 60 anggota, dan Kabinet Kerja IV pada 13 November 1963, beranggotakan 66 orang.

Baca Juga: Buky Wibawa Dorong Perda Kebudayaan untuk Lestarikan Warisan Budaya Jawa Barat di Tengah Tantangan Digitalisasi

Namun, Kabinet Dwikora I dan II-lah yang mencatatkan jumlah terbesar dalam sejarah pemerintahan Indonesia.

Kabinet Dwikora I berisi 110 anggota, sedangkan Dwikora II mencapai 132 anggota, menjadikannya kabinet terbesar sepanjang sejarah negeri ini.

Perbandingan Kabinet Prabowo dan Soekarno

Dengan jumlah 53 anggota di Kabinet Merah Putih, Prabowo mengikuti jejak Soekarno yang juga pernah memimpin kabinet besar.

Baca Juga: Samsung Hadirkan Pengalaman AI Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6 Lewat Aplikasi Try Galaxy, Cobain Fitur Canggihnya di HP Kamu!

Namun, dibandingkan dengan kabinet Soekarno yang mencapai lebih dari 100 anggota, kabinet Prabowo masih tergolong lebih ramping.

Kabinet besar seperti ini kerap dipandang sebagai cara untuk merangkul banyak pihak dan menjaga stabilitas politik.

Pada era Soekarno, kabinet besar berfungsi sebagai alat politik dalam menghadapi tantangan-tantangan Demokrasi Terpimpin.

Baca Juga: Peluang Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-17, Daftar Pemain Nova Arianto dan Tantangan Berat Menghadapi Australia

Sementara itu, Kabinet Merah Putih Prabowo diyakini mencerminkan keberagaman partai koalisi yang mendukung pemerintahannya.

Masa depan kabinet ini akan menjadi perhatian, apakah strategi Prabowo dengan kabinet yang cukup besar akan mampu mengakomodasi kepentingan politik dan ekonomi bangsa, sebagaimana yang diharapkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X