Baca Juga: Surat Edaran Pembelajaran Ramadan 2025 Segera Resmi Diumumkan, Tidak Ada Libur Sekolah Sebulan Penuh
“Demo itu terkait kami sedang melakukan upaya mutasi besar-besaran. Karena pecahnya jadi tiga menteri, kita perlu banyak orang dan ingin membenahi sesuai amanat presiden harus hemat dengan anggaran pemerintah,” jelas Satryo.
Ia juga menilai bahwa para demonstran menggunakan pendekatan menarik perhatian publik.
“Pendemo kan cari sesuatu yang menarik, intinya kita sedang bersih-bersih,” tambahnya.
Respons dari Istana Kepresidenan
Menanggapi isu yang memicu aksi demonstrasi ini, Istana Kepresidenan menyatakan keyakinannya bahwa konflik tersebut dapat diselesaikan melalui dialog yang tenang.
Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa penyelesaian masalah ini memerlukan pendekatan hati ke hati.
“Sejauh ini kita yakin bisa diselesaikan dengan dialog dari hati ke hati dan kepala dingin,” ungkap Hasan pada Senin, 20 Januari 2025.
Hasan juga menegaskan bahwa pihak istana menunggu hasil dialog internal kementerian sebelum memberikan komentar lebih lanjut.
“Kita tunggu saja hasil dialog yang akan dilakukan di internal kementerian,” tutup Hasan.***
Artikel Terkait
Mau Dapat Rumah Gratis dari Pemerintah? Jangan Sia-siakan Kesempatan, Ketahui Syarat dan Kriterianya
Mendagri Tito Karnavian Akan Klarifikasi Soal Pergub Jakarta yang Dianggap Izinkan Poligami bagi ASN
A.M. Hendropriyono Jadi Tokoh Berjasa Bebaskan Jusuf Hamka 37 Tahun Lalu, Terkait Tuduhan Pembajakan Pesawat Garuda
Roadshow Journalism 360 Promedia Hadir di Medan pada 22-23 Januari 2025, Soroti Dunia Content Creator dan Bisnis Media Digital
PBNU dan Baznas Bahas Usulan Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis, Pro dan Kontra Muncul
Istana Kepresidenan Sebut Usulan DPD Soal Zakat untuk Danai Program Makan Bergizi Gratis Tidak Tepat, Memalukan!