Ia menilai duel di GBK nanti bakal penuh tekanan dan membutuhkan stamina serta fokus penuh dari para pemain.
“Mereka bermain dengan operan pendek dan punya semangat juang tinggi. Kami harus siap berlari lebih banyak dan benar-benar mendominasi jalannya pertandingan,” tegasnya.
Dengan atmosfer kandang dan dukungan suporter, Timnas Indonesia berharap bisa tampil maksimal untuk membalas kekalahan 1-2 di leg pertama, sekaligus menjaga peluang menuju Piala Dunia 2026 tetap terbuka lebar.***
Artikel Terkait
Bus Persik Kediri Dihujani Batu Usai Kalahkan Arema FC di Kanjuruhan, Tragedi Kembali Bayangi Stadion!
Bus Persik Dilempari Oknum Suporter Arema FC, PT LIB Turun Tangan dan Komdis PSSI Siap Jatuhkan Sanksi Tegas
Bis Persik Kediri Dilempari Batu Seusai Laga Kontra Arema, Pihak Arema FC Akui Tak Mampu Kendalikan Oknum Suporter
Kluivert Pimpin Timnas Indonesia Hadapi China dan Jepang! Ragnar Absen, Ini Update Jelang Kualifikasi Piala Dunia
Kluivert Panggil 32 Pemain Timnas Jelang Menjamu China, Elkan Baggot Dicoret! Netizen Heboh, Ngapain di Bali?
Comeback Lilipaly di Era Kluivert! 3 Fakta Menarik Sang Motor Serangan Garuda Usai Absen Panjang dari Timnas
32 Nama Dipanggil Kluivert! Lilipaly dan Asnawi Kembali, Reza Arya Jadi Kiper Baru Timnas Lawan China dan Jepang
Simon Tahamata Resmi Gabung PSSI Jadi Kepala Pemandu Bakat, Siap Buru Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia
Profil dan Perjalanan Karier Simon Tahamata, Eks Ajax Keturunan Maluku yang Kini Jadi Kepala Pemandu Bakat PSSI
Thom Haye Tegaskan Duel Lawan China Bukan Balas Dendam, Waktunya Timnas Indonesia Tunjukkan Kualitas Sebenarnya!