Menu MBG Dibagikan dalam Bentuk Mentah di Tangsel Viral, Kepala BGN Tegaskan Belum Ada Kebijakan Seperti Itu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 20 Juni 2025 | 08:10 WIB
Potret Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan tentang menu MBG dibagikan mentah. (Instagram/badangizinasional.ri)
Potret Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan tentang menu MBG dibagikan mentah. (Instagram/badangizinasional.ri)

 

Mediapriangan.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial pembagian menu MBG dalam bentuk bahan mentah di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).

Pembagian itu disebut berlangsung untuk lima hari sekaligus selama masa libur sekolah.

Dalam unggahan yang ramai dibicarakan, menu yang diterima peserta didik antara lain terdiri dari buah-buahan, kacang, beras, telur puyuh, hingga ikan asin.

Hal ini menimbulkan pertanyaan publik, mengingat MBG selama ini dikenal disajikan dalam bentuk makanan siap konsumsi di sekolah.

Baca Juga: Kepala BGN Ungkap 60 Persen Anak Indonesia Tak Mampu Beli Susu, Bandingkan Menu Sehari-hari dengan Program MBG

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi resmi pada Kamis, 19 Juni 2025.

“Belum ada kebijakan BGN seperti itu (memberikan menu MBG bahan mentah),” tegas Dadan.

Ia menjelaskan bahwa hingga kini, petunjuk teknis pelaksanaan MBG untuk masa liburan sekolah masih dalam proses penyusunan.

Proses tersebut mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk intensitas kehadiran siswa di sekolah dan metode penyaluran asupan gizi yang tepat sasaran.

Baca Juga: Kepala BGN Ungkap Rahasia Anaknya Tumbuh Setinggi 185 cm, Wajib Minum Susu 2 Liter Sehari Sejak Kecil

Menurut Dadan, pihaknya telah meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan survei langsung ke sekolah guna memastikan pola kehadiran siswa selama masa liburan.

“Jika siswa masih bisa datang ke sekolah, maka MBG akan diberikan dalam bentuk fresh food dan siswa juga bisa dibekali makanan tahan lebih lama seperti telur, buah, dan susu untuk 1 atau 2 hari ke depan,” terang Dadan.

Namun, apabila sebagian besar siswa tidak hadir selama masa libur, BGN akan mengalihkan fokus penyaluran MBG kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita agar manfaat program tetap optimal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X