Viral Botol Zamzam Dibuang dari Koper Jemaah Haji Indonesia, Petugas Ungkap Risiko Besar bagi Keselamatan Pesawat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:03 WIB
Potret botol air zamzam yang diambil dari koper jemaah haji Indonesia.  (Kemenag.go.id)
Potret botol air zamzam yang diambil dari koper jemaah haji Indonesia. (Kemenag.go.id)

Mediapriangan.com - Fenomena jemaah haji Indonesia menyelundupkan air zamzam dalam koper kembali terulang tahun ini.

Meski telah diimbau untuk tidak membawa air zamzam dalam kabin maupun bagasi, kenyataannya petugas masih menemukan ratusan botol yang disembunyikan oleh jemaah menjelang kepulangan ke Tanah Air.

Air zamzam menjadi barang terlarang dalam penerbangan haji karena dianggap dapat mengganggu sistem navigasi pesawat dan membahayakan keselamatan penumpang jika jumlahnya berlebihan.

Baca Juga: 53 Ribu Lebih Jemaah Haji Telah Tiba di Indonesia, Petugas Minta Jemaah di Makkah Jaga Kesehatan dan Ibadah Ringan

Sebelum jemaah terbang, seluruh koper mereka diperiksa secara ketat oleh petugas. Proses pengecekan dilakukan dua hari sebelum kepulangan, dimulai dengan penimbangan koper di hotel, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan di gudang menggunakan mesin X-ray.

“Ketika ada koper bermasalah, maka akan dibongkar, ternyata banyak ditemukan zamzam,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Pemberangkatan dan Pemulangan PPIH Arab Saudi, Cecep Nursyamsi, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Jumat, 20 Juni 2025.

Meski dibongkar, Cecep memastikan bahwa seluruh barang jemaah ditata kembali dengan rapi dan utuh. Koper juga dibungkus ulang menggunakan mesin wrapping untuk menjaga kondisinya tetap baik.

Baca Juga: Ancaman Bom Ganggu Penerbangan Jemaah Haji dari Arab Saudi, Pesawat Saudia Mendarat Darurat di Kualanamu

Berbagai cara dilakukan jemaah untuk menyembunyikan air zamzam, mulai dari membungkus dengan lakban, menyelipkannya dalam kain ihram, sajadah, hingga menyimpan hingga 5 liter air dalam satu koper. Namun, teknologi X-ray tetap mampu mendeteksi semuanya.

“Kalau kami loloskan satu botol air zamzam saja, dikhawatirkan mereka akan bilang kepada jemaah lainnya bahwa tidak apa-apa membawa zamzam, padahal ini berisiko terhadap penerbangan,” tegas Cecep.

Hal serupa diungkapkan petugas dari Saudi Airlines, Mohammad Faiza. Ia menyebut pernah mendapati koper yang separuh isinya hanya berisi air zamzam. Bahkan, kondisi ini bisa menyebabkan keterlambatan penerbangan karena harus melalui proses pembongkaran yang memakan waktu.

Baca Juga: ISPA Jadi Pemicu Utama, Lebih dari 72 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sakit di Tanah Suci Saat Suhu Tembus 47 Derajat

“Pesawat bisa saja delay untuk menunggu proses pembongkaran, bahkan pernah ada koper yang ditinggal karena jadwal penerbangan sudah berjalan,” ungkap Faiza. Meski begitu, koper yang tertinggal tersebut kemudian dikirimkan bersama kloter selanjutnya.

Sebagai solusinya, jemaah haji tidak perlu khawatir kekurangan air zamzam. Pemerintah Indonesia melalui petugas haji telah menyiapkan pembagian air zamzam setibanya di Tanah Air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X