Wisatawan Brasil Jatuh ke Jurang Kawah Rinjani, Tim SAR Kerahkan Drone dan Puluhan Personel di Medan Ekstrem

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 22 Juni 2025 | 17:17 WIB
Foto ilustrasi - Seorang wisatawan asal Brasil jatuh ke kawah Gunung Rinjani.  (freepik.com)
Foto ilustrasi - Seorang wisatawan asal Brasil jatuh ke kawah Gunung Rinjani. (freepik.com)

 

Mediapriangan.com - Insiden mengerikan terjadi di jalur pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Seorang wisatawan perempuan asal Brasil berinisial JDSP (27) dilaporkan terjatuh ke jurang curam yang mengarah ke Danau Segara Anak.

Lokasi jatuhnya korban berada di titik Cemara Nunggal, yang dikenal ekstrem dengan kedalaman mencapai ratusan meter.

Baca Juga: Sinopsis Film Selepas Tahlil yang Diangkat dari Kisah Viral di Podcast Horor! Tayang Perdana 10 Juli 2025, Cek!

Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Mataram langsung menggerakkan operasi evakuasi darurat. Tim penyelamat dari berbagai instansi dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk menyelamatkan korban.

Tim SAR Dikerahkan dengan Peralatan Khusus dan Drone Pemantau

"Personel yang diberangkatkan ke lokasi dari Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan," ujar Koordinator Lapangan Tim Rescue Kantor SAR Mataram, I Kadek Agus Ariawan, dikutip Minggu, 22 Juni 2025.

Agus menjelaskan, tim penyelamat dibekali perlengkapan khusus mountaineering yang disesuaikan dengan medan terjal, termasuk alat evakuasi vertikal, perangkat komunikasi, alat medis, serta drone untuk pemantauan dari udara.

Baca Juga: Sheila Dara Datang dari Masa Depan! Film Sore: Istri dari Masa Depan Rilis 10 Juli 2025, Ini Sinopsis Lengkapnya

Evakuasi Libatkan Banyak Unsur, Medan Ekstrem Jadi Tantangan Utama

Operasi penyelamatan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan unsur dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, BPBD Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, pemadam kebakaran, Relawan Rinjani, porter lokal, hingga unsur pendukung lainnya.

“Seluruh tim telah membentuk koordinasi terpadu demi mempercepat proses evakuasi, mengingat medan yang dihadapi sangat menantang dan memerlukan kehati-hatian tinggi,” tambah Agus.

Hingga kini, belum ada informasi terbaru mengenai kondisi korban. Namun seluruh pihak bekerja maksimal agar proses evakuasi dapat berlangsung cepat dan aman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X